Batujajar, Lintas – Sebanyak 289 Kepala Satuan Kerja (Kasatker), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), dan Kelompok Kerja Pengadaan Barang/Jasa (Pokja PBJ) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menjalani latihan bela negara selama 2 Minggu, sejak Senin (27/2/2023).
Pelatihan dihelat dengan menggandeng Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI Angkatan Darat (AD) dan dilaksanakan di Pusdiklatpassus, Batujajar, Bandung Barat.
“Pelatihan bela negara ini memberikan semangat militansi untuk senantiasa membangun bangsa, menjaga keutuhan wilayah, dan keselamatan negara yang dijiwai oleh kecintaan kepada NKRI,” ujar Seretaris Jenderal Kementerian PUPR, Zainal Fatah dalam keterangannya dikutip Selasa (28/2/2023).
Ia ingin pelatihan bela negara dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dari segi fisik, dan mental.
Apalagi, lanjut Zainal, Kasatker, PPK, dan Pokja PBJ merupakan garda terdepan Kementerian PUPR dalam menjalankan pembangunan.
Ia ingin pelatihan bela negara turut mendorong daya juang, dan semangat untuk menjalankan tugas pembangunan bangsa.






“Jalani setiap tugas negara sebagai amanat, niat memberikan yang terbaik pada organisasi, dan bangsa,” ujarnya.
Diharapkan pelatihan bela negara dapat menciptakan pegawai yang mengimplementasikan nilai I-PROVE dalam pekerjaan sehari-hari.
Nilai tersebut adalah integritas, profesional, visioner, dan beretika akhlakul karimah.
Tak hanya itu, para pekerja pun wajib berpegang pada prinsip utama Aparatur Sipil Negara (ASN) yakni pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif.
“Ini memberikan semangat militansi untuk senantiasa membangun bangsa, menjaga keutuhan wilayah, dan keselamatan negara yang dijiwai oleh kecintaan kepada NKRI untuk menghadapi semua tantangan, dan ancaman,” tandasnya. (*/TNO)































