Home Berita 21 Titik Kerusakan di Jalan Cikopo-Sadang Diperbaiki Cepat

21 Titik Kerusakan di Jalan Cikopo-Sadang Diperbaiki Cepat

Share

JAKARTA, LINTAS — Sebanyak 21 titik kerusakan di ruas jalan nasional Cikopo-Sadang, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, diperbaiki cepat menyusul laporan masyarakat dan dampak cuaca ekstrem pascamudik Lebaran 2026.

Perbaikan dilakukan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta-Jawa Barat pada Minggu (5/4/2026). Langkah ini diambil untuk memulihkan kenyamanan sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan di jalur padat tersebut.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, melalui keterangan tertulis, Senin (6/4), menegaskan, keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap penanganan jalan.

“Konektivitas harus tetap terjaga, namun yang paling utama adalah keselamatan pengguna jalan. Karena itu penanganan dilakukan secara cepat dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian,” kata Dody.

Penanganan dilakukan dengan metode patching menggunakan Campuran Aspal Panas (CAP). Metode ini dipilih untuk menutup lubang dan memperbaiki permukaan jalan secara cepat di titik-titik kritis.

Sebelumnya, kondisi ruas Cikopo–Sadang sempat dinyatakan mantap tanpa lubang saat arus mudik. Kondisi itu dicapai melalui penanganan sementara dengan metode salob. Namun, hujan dengan intensitas tinggi kembali memicu kerusakan di sejumlah titik.

Karena itu, Kementerian PU mempercepat respons lapangan agar kerusakan tidak meluas dan mengganggu arus lalu lintas harian.

Kembali Membaik

Warga setempat mengaku merasakan dampak langsung perbaikan tersebut. Toni, warga Cikampek, menyebut kondisi jalan kini kembali membaik setelah sempat rusak akibat hujan.

“Alhamdulillah sekarang sedang ditangani oleh Kementerian PU, dan mudah-mudahan ke depan lebih kuat serta semakin lancar,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Dadang, warga Cikopo. Ia menilai perbaikan membuat perjalanan, terutama bagi pengendara sepeda motor, lebih aman.

“Sekarang sudah nyaman untuk dilalui oleh sepeda motor,” katanya.

Selain itu, Kementerian PU terus memantau kondisi jalan secara berkala. Fokus diberikan pada ruas dengan lalu lintas tinggi dan rentan rusak akibat cuaca.

Masyarakat juga diminta aktif melaporkan kerusakan jalan melalui kanal resmi. Dengan begitu, penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran. (HRZ)

Baca Juga: Pasca Pergeseran Tanah di Purwakarta, Dirut Jasa Marga Pastikan Jalan Tol Cipularang Aman Dilintasi

Oleh:

Share