Kurang lebih 21 tahun mengabdi di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan akan memasuki masa purnakarya, Yulius, sebagai warga senior di Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Bangka Belitung (BPJN Babel) tetap konsisten dalam mengemban tugas dan tanggung jawab.
Selama bertugas, Pejabat Penandatangan Surat Perintah Membayar (PPSPM) pada Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Belitung (Satker PJN II Belitung) ini mengatakan bahwa dirinya tidak pernah memosisikan diri lebih senior dari yang lain ataupun menjaga jarak. “Saya selalu merasa diri saya ini seumuran dengan mereka, dan kadang lupa kalau usia ini sudah tidak muda lagi. Namun, kalau kepada atasan tentu berbeda, mungkin… kan ada perasaan segan atau sikap untuk menghormati,” ujarnya.
Meskipun lebih banyak bekerja di belakang meja, tugas dan tanggung jawab yang diemban PPSPM dalam pengelolaan keuangan negara tidak bisa dipandang sebelah mata. Perannya dalam mengelola anggaran diperlukan sikap profesionalisme, akuntabel, dan kompetensi yang tinggi agar terhindar dari kesalahan administratif dalam pengelolaan keuangan negara.
“Contohnya, melakukan pencairan, memeriksa berkas sebelum dicairkan, dan memonitor dana yang sudah dicairkan, baik dari Satker (honor), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) terkait kontrak, dan swakelola,” ungkap lulusan Teknik Sipil Universitas Palembang (UNPAL), Palembang, Sumatera Selatan tersebut.
Perjalanan Karier
Yulius bergabung dengan Kementerian PUPR sejak tahun 2002 sebagai tenaga honorer, tetapi empat tahun kemudian atau tepatnya tahun 2006, dirinya resmi diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Dia mengatakan, bahwa sebelum bergabung di Kementerian, dirinya telah bekerja sebagai konsultan untuk jalan dan jembatan. Terakhir bertugas di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.

“Jadi, awal saya bertugas sebagai staf Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Perencanaan pada Satker Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional (P2JN) atau sebelumnya dikenal dengan Proyek Perencanaan dan Pengawasan Jalan dan Jembatan (P3JJ), di Pangkalpinang dari tahun 2002 hingga 2008,” paparnya.
Yulius mengungkapkan, sempat bertugas sebagai staf PPK Preservasi di Satker PJN I Provinsi Bangka Belitung (2009-2010), dan kemudian sebagai PPSPM di Satker PJN II Belitung dari tahun 2011 hingga sekarang. “Sepanjang 2011 sampai sekarang, ya… bolak balik penugasannya, seputar PPSPM dan Bendahara,” ujarnya.
Keluarga
Menurut pria kelahiran Palembang, tetapi tumbuh besar di Pangkalpinang ini, mengatakan, sikap tanggung jawab yang selama ini menjadi prinsip dalam bekerja itu, dia terapkan juga dalam mendidik kedua putranya. “Kepada anak-anak, saya selalu mengingatkan mereka, apabila ada tugas di sekolah harus segera dikerjakan, jangan sampai menunggu besok,” tegas Yulius, tersenyum.
Selain mendidik anak, Yulius, juga rutin berolahraga. Selama pandemi Covid-19 beberapa waktu lalu, untuk menjaga tubuh tetap bugar, seminggu sekali bersepeda. Namun, setelah pandemi mereda, olahraga yang dipilih jogging (jalan santai) bersama keluarga.

“Ya… olahraga jalan-jalan sambil jajan atau kuliner di Tanjungpandan,” ungkap Yulius, yang di usianya seperti sekarang ini tidak ada pantangan terkait makanan.
Pesan
Menurut Yulius, bekerja itu jangan dijadikan beban. Jika ada pekerjaan segera tuntaskan, jangan terbawabawa sampai ke rumah. “Jangan di tunda-tundalah. Kalau bisa cepat kenapa harus ditunda! Lain kalau berkasnya tidak lengkap, wajar ditunda dulu,” jelasnya.
“Bekerja itu ada tanggung jawabnya. Jadi, jangan sekali-kali diabaikan. Jangan pula menganggap sepele sebuah pekerjaan,” tegas Yulius. Yulius berpesan, supaya rekanrekan di BPJN Babel yang masih bertugas selalu tetap semangat, bertanggung jawab, jaga kesehatan, dan jangan lupa selalu koordinasi.
“Saya berharap, ke depan Indonesia dapat menjadi salah satu negara yang maju dan besar, serta dapat memanfaatkan setiap potensi yang dimiliki dengan maksimal juga bijaksana dengan masyarakat yang berkualitas dalam intelektual dan moral,” pungkas Yulius.
Baca Juga: Rahmi Sutriani, AMd: Keistimewaan Bekerja dan Tinggal di Belitung































