Home Berita Menteri Dody Pastikan SPAM Karang Baru Jaga Pasokan Air Aceh Tamiang

Menteri Dody Pastikan SPAM Karang Baru Jaga Pasokan Air Aceh Tamiang

Share

JAKARTA, LINTAS – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau progres pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Baja pada Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Karang Baru di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Peninjauan dilakukan untuk memastikan percepatan penanganan permanen pascabencana berjalan sesuai target sekaligus menjaga keberlanjutan suplai air bersih bagi masyarakat.

Dalam kunjungannya, Dody menjelaskan bahwa aspek paling penting dalam pembangunan SPAM adalah keberlanjutan sumber air baku atau intake agar sistem dapat berfungsi optimal, termasuk saat debit sungai menurun pada musim kemarau.

“Pembangunan IPA baja 2×50 Lps saat ini sudah berproses. Namun kita harus memastikan sumbernya atau intake-nya memang terjaga. Sekarang kondisi sungainya memang sedang tinggi, tapi harus dicek juga saat kondisi kering apakah debitnya masih mencukupi,” ujar Dody dikutip Rabu (27/5/2026).

Saat ini progres pembangunan IPA Baja berkapasitas 2×50 liter per detik (Lps) di SPAM Karang Baru telah mencapai 30 persen dan ditargetkan rampung pada 10 Agustus 2026.

Perencanaan Sistem Air

Dody menjelaskan, perubahan morfologi sungai pascabencana menjadi tantangan tersendiri dalam perencanaan sistem air baku. Karena itu, evaluasi teknis terus dilakukan agar aliran air tetap dapat masuk ke instalasi pengolahan.

“Dengan kondisi sungai yang melebar biasanya debit air juga berkurang. Jadi ini masih terus disiapkan supaya aliran air tetap bisa masuk ke instalasi pengolahan, baik yang ada di IPA beton maupun IPA baja ini,” katanya.

Pembangunan IPA baja tersebut merupakan bagian dari paket Penanganan SPAM Pascabencana di Kabupaten Aceh Utara, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, dan Gayo Lues dengan nilai kontrak sebesar Rp 277,97 miliar.

Pekerjaan dilaksanakan oleh Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Aceh, Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian PU dengan kontraktor pelaksana PT Adhi Karya (Persero) Tbk.

Adapun ruang lingkup pembangunan SPAM Karang Baru meliputi pembangunan IPA Baja 2×50 Lps, reservoir GFS berkapasitas 1.000 meter kubik, bangunan intake, bangunan pendukung compact, infrastruktur kawasan, hingga sistem pendukung seperti SCADA dan jaringan perpipaan distribusi.

Selain itu, dalam site plan pengembangan kawasan SPAM juga akan dilengkapi berbagai fasilitas pendukung seperti sludge screw press, ruang komunal, area parkir, serta integrasi dengan fasilitas eksisting berupa IPA beton 100 Lps, IPA baja eksisting 2×50 Lps, dan reservoir beton 500 meter kubik.

Layanan Air di Aceh

Dody menilai progres pembangunan SPAM Karang Baru masih berada pada jalur yang sesuai target, meskipun terdapat sejumlah penyempurnaan teknis yang perlu segera ditindaklanjuti.

“Progresnya saya pikir sudah baik, sudah sesuai dengan jadwal awalnya. Tinggal kita pastikan beberapa hal teknis, termasuk nanti pembangunan pintu air yang menyusul. Karena tantangannya sekarang menentukan titik-titik terendah dengan kondisi morfologi sungai yang sudah sangat berubah,” ungkapnya.

Keberadaan SPAM Karang Baru diharapkan dapat memperkuat ketahanan layanan air minum di Aceh Tamiang pascabencana, termasuk menjaga pasokan air bagi fasilitas publik dan masyarakat.

“Yang paling penting minimum suplai air tidak terganggu, terutama untuk layanan dasar seperti rumah sakit. Nanti juga akan disiapkan sambungan rumah secara bertahap dengan jumlah sekitar 10.000 KK,” tandas Dody. (CHI)

Baca Juga: Masjid di Travoy Rest Area Gelar Salat Iduladha 2026, Ini Lokasinya

Oleh:

Share