Home Berita USAID Lanjutkan Dukungan di Sektor Air Bersih dan Sanitasi di Indonesia

USAID Lanjutkan Dukungan di Sektor Air Bersih dan Sanitasi di Indonesia

Share

JAKARTA, LINTAS – Badan untuk Pembangunan Internasional Amerika Serikat (United States Agency for International Development/USAID) melanjutkan kolaborasi dengan Pemerintah Indonesia melalui Kementerian PUPR.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, didampingi Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR Mohammad Zainal Fatah, mengatakan, USAID memperkuat tata kelola dan pembiayaan di sektor air, sanitasi, dan manajemen kebersihan.

“Kerja sama yang telah terjalin sangat baik. Karena sebagaimana yang kita ketahui, ketersediaan air bersih dan sanitasi yang layak dapat mengurangi stunting,” kata Basuki saat menerima kunjungan dari USAID Mission Director Indonesia Jeffery Cohen dan Director Environment Office USAID Indonesia Brian Dusza di Kantor Pusat Kementerian PUPR, Jumat (15/9/2023).

Disebutkan, kunjungan USAID tersebut dalam rangka memperkuat kerja sama dan kolaborasi antara kedua negara (AS dan RI) dalam mengatasi permasalahan di bidang air minum, sanitasi, dan solid waste management (pengelolaan limbah padat).

Kerja sama antara USAID dan Kementerian PUPR, yang dilaksanakan melalui Indonesia Urban Resilient Water, Sanitation, and Hygiene (IUWASH Tangguh), dengan anggaran sebesar 44,13 juta dollar AS (sekitar Rp 678,16 miliar). Kolaborasi ini telah berperan penting dalam mendukung upaya Indonesia untuk meningkatkan akses terhadap air bersih, sanitasi, dan manajemen kebersihan, khususnya di daerah perkotaan yang rentan.

Perubahan Iklim

Menanggapi isu perubahan iklim yang berdampak pada ketersediaan air, kondisi sungai dan sanitasi dengan penekanan khusus pada ketahanan air, Basuki menerangkan kepada para delegasi USAID bahwa Kementerian PUPR telah melakukan berbagai upaya untuk memitigasi dampak perubahan iklim tersebut.

“Indonesia memiliki sekitar 300 bendungan dan dalam 10 tahun terakhir ini, kami telah membangun 61 bendungan. Untuk mengatasi dampak perubahan iklim, Kementerian PUPR melakukan pengaturan (buka-tutup) terhadap pintu-pintu air di bendungan. Sebelum musim kemarau, kami menutup pintu bendungan. Lalu sebelum musim penghujan, kami membuka pintu bendungan,” kata Basuki.

Apresiasi

USAID Mission Director Indonesia Jeffery Cohen mengapresiasi Kementerian PUPR atas kerja sama yang telah terjalin di bidang air bersih dan sanitasi. Jeffery juga turut mengundang Menteri PUPR untuk turut berpartisipasi dan bekerja sama dalam Platform Sistem Pengelolaan Persampahan yang diinisiasi oleh Bappenas.

“Terima kasih banyak atas kerja sama dan kolaborasi yang sangat baik selama ini. Kami harap kerja sama ini dapat terus berlanjut di masa mendatang. USAID siap mendukung program Kementerian PUPR, baik itu mengenai air bersih, sanitasi, termasuk potensi pengembangan IKN Nusantara,” tandas Jeffery. (HRZ)

Baca Juga: Peluncuran Peta Jalan Peningkatan Kapasitas SDM BUMD Air Minum

Oleh:

Share