Home Berita Usai Program Sejuta Rumah, Pamsimas Jadi Prioritas Kementerian PUPR

Usai Program Sejuta Rumah, Pamsimas Jadi Prioritas Kementerian PUPR

Share

Jakarta, Lintas – Program Sejuta Rumah telah dijalankan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Prioritas berikutnya yakni Pamsimas (Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat).

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyampaikan bahwa Kementerian PUPR diberi amanah untuk melaksanakan tiga unsur infrastruktur yaitu transportasi atau konektivitas (jalan dan jembatan), sumber daya air, dan human settlement (perumahan dan permukiman).

Pada bidang perumahan dan permukiman, Kementerian PUPR fokus pada penyediaan rumah layak huni untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) melalui Program Sejuta Rumah dan penyediaan air minum melalui Pamsimas (Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat).

Program Sejuta Rumah Kementerian PUPR
Program Sejuta Rumah Kementerian PUPR

“Pada tahun 2022, kami berhasil membangun 1,1 juta unit rumah melalui Program Sejuta Rumah,” kata Menteri Basuki saat menerima kunjungan peserta didik Kuliah Kerja Profesi Sespimti Polri Dikreg 32 Tahun 2023 di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Senin (12/6/2023).

“Sedangkan untuk air minumnya, saat ini capaian akses air minum layak di Indonesia sebesar 91,05%. Tahun 2023, kita akan menyasar 1.063 desa/kelurahan di Indonesia untuk program Pamsimas agar target penyediaan air minum 100% bisa tercapai,” lanjut Menteri Basuki dalam keterangannya.

Untuk mendukungnya, di sektor sumber daya air, pembangunan infrastruktur diprioritaskan pada bendungan dan irigasi. Menteri Basuki mengungkapkan Indonesia memiliki 7,3 juta hektare lahan irigasi, namun sampai tahun 2014, hanya sekitar 900 ribu hektare yang airnya dijamin dari bendungan.

“Oleh karena itu, sejak tahun 2014 kami memulai pembangunan 61 bendungan untuk meningkatkan kapasitas tampungan air agar kontinuitas suplai air ke sawah terjaga. Dari 61 bendungan, 36 bendungan sudah diresmikan, tahun ini kita targetkan selesai 13 bendungan,” ujarnya.

Jalan Tol

Di sektor transportasi atau konektivitas (jalan dan jembatan), telah dibangun jalan nasional sepanjang 5.665 km sejak tahun 2015 hingga 2022. Sedangkan untuk jalan tol, ditargetkan tersambung 3.490 km sampai tahun 2024.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, menerima kunjungan peserta didik Kuliah Kerja Profesi Sespimti Polri Dikreg 32 Tahun 2023 di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Senin (12/6/2023)
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, menerima kunjungan peserta didik Kuliah Kerja Profesi Sespimti Polri Dikreg 32 Tahun 2023 di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Senin (12/6/2023)

Brigjen Pol Untung Widyatmoko dari Sespimti Polri menyampaikan apresiasi atas perencanaan dan pelaksanaan pembangunan infrastruktur Kementerian PUPR. “Sungguh suatu kebanggaan bagi kami dapat diberi literasi pengetahuan yang luar biasa mengenai pembangunan infrastruktur di Indonesia. Semoga Kementerian PUPR dapat meneruskan kinerjanya yang luar biasa dan dapat dicontoh oleh para peserta kuliah kerja ini dalam memimpin lembaganya masing-masing,” katanya.

Turut hadir Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR Mohammad Zainal Fatah, Plt Dirjen Sumber Daya Air Jarot Widyoko, Dirjen Cipta Karya Diana Kusumastuti, Dirjen Bina Konstruksi Rachman Arief Dienaputra, Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar Lembaga Asep Arofah Permana, dan para Pejabat Tinggi Pratama di lingkungan Kementerian PUPR.

Share