JAKARTA, LINTAS – Menjelang momen Natal dan Tahun Baru (Nataru), pemerintah langsung tancap gas menyiapkan strategi besar agar mobilitas masyarakat tetap lancar. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), memastikan seluruh moda transportasi berada dalam kondisi siap menghadapi lonjakan perjalanan akhir tahun.
AHY menegaskan koordinasi lintas kementerian terus berjalan intens, terutama bersama Kementerian Perhubungan dan Kementerian PUPR. Ia menyebut kesiapan infrastruktur nasional menjadi kunci agar arus kendaraan tidak tersendat.
“Kita pastikan jalan dalam kondisi baik untuk mencegah potensi kemacetan dan risiko kecelakaan,” kata AHY, Rabu (26/11/2025).
Menurut AHY, pemerintah juga mengoptimalkan operasional bandara dan pelabuhan yang menjadi penghubung penting mobilitas antar-pulau. Pemeriksaan lapangan hingga peningkatan layanan terus berlangsung supaya aktivitas masyarakat tetap nyaman selama liburan panjang.
“Mobilitas antar pulau harus berjalan lancar, dan ruas-ruas utama di darat juga perlu dipastikan bebas hambatan,” lanjutnya.
Tidak berhenti di infrastruktur, pemerintah menyiapkan insentif perjalanan agar biaya transportasi tidak membengkak. Dua kebijakan paling ditunggu adalah penurunan harga tiket pesawat ekonomi hingga 14% dan diskon tarif tol di beberapa ruas.
“Jika konektivitas terjaga, makin banyak masyarakat yang bisa traveling. Insentif ini kami harapkan membantu meringankan biaya transportasi,” ujar AHY.
Baca Juga: PT Hastari Jaya Sentosa Raih Penghargaan 1 Juta Jam Kerja Aman pada Proyek Tol Kediri–Tulungagung
Dengan kombinasi kesiapan infrastruktur dan insentif perjalanan, pemerintah menargetkan libur Nataru 2025 berjalan aman, lancar, dan tetap ramah di dompet masyarakat. (GIT)

























