JAKARTA, LINTAS – Jembatan layang atau Flyover Juanda kini menjadi perbincangan warga di Jawa Timur karena jembatan ini akan segera selesai. Ditargetkan, awal Januari 2024 sudah bisa diresmikan pengoperasiannya.
Perihal progres pembangunan flyover ini disampaikan Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri dan Lingkungan Endra S Atmawidjaja sekaligus Juru Bicara Kementerian PUPR, lewat siaran pers yang diterima Lintas, Kamis (21/12/2023).
Tujuh fakta menarik berikut yang perlu Anda ketahui tentang Flyover di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, ini.
Pertama, hingga Kamis, 21 Desember 2023 progres proyek yang dimulai sejak 1 November 2022 tersebut sudah mencapai 96 persen. Hal ini disebutkan melampaui target. Sebelumnya ditargetkan rampung pada April 2024.
Baca Juga: Flyover Djuanda Sidoarjo Ditargetkan Rampung April 2024
Kedua, jembatan lintas atas ini semula bernama Jembatan Aloha karena berada tepat di atas Bundaran Aloha. Pengubahan nama menjadi Flyover Juanda dimaksudkan untuk menghormati jasa Pahlawan Nasional Djuanda Kartawidjaja, pencetus Deklarasi Djuanda tahun 1957 dan penggagas pembangunan bandara internasional di Jawa Timur.
Minimalkan Risiko Kecelakaan
Ketiga, Konstruksi flyover dilaksanakan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali, Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR melalui APBN tahun 2022-2024 (MYC) senilai Rp 332,8 miliar dengan kontraktor pelaksana PT Wijaya Karya (Persero)-PT Nindya Karya (Persero).
Keempat, jalan lintas atas ini akan menjadi solusi mengurai simpul kemacetan sebagai dampak pertemuan lalu lintas di Simpang Tiga Bangah-Aloha. Disebutkan, flyover ini juga sekaligus akan memperlancar arus lalu lintas di pelintasan sebidang rel kereta api yang berada di Jalan Akses menuju Bandara Juanda.

Kelima, kehadiran Flyover Juanda meminimalkan risiko kecelakaan karena adanya pelintasan sebidang dengan rel kereta api.
Keenam, aksesbilitas menuju Bandara Internasional Juanda akan semakin lancar setelah flyover dioperasikan.

Ketujuh, total panjang Flyover Juanda mencapai 858 meter dengan dua struktur jembatan layang, yakni flyover A dengan frontage Sidoarjo menuju Jalan Akses Bandara Juanda sepanjang 435 meter dan flyover B dengan frontage Akses Bandara Juanda menuju Surabaya sepanjang 423 meter. Setiap flyover dilengkapi rampa menuju Sidoarjo ataupun Surabaya. (HRZ)
Baca Juga: Flyover Djuanda untuk Atasi Kemacetan di Simpang Tiga Bangah-Aloha, Sidoarjo































