Terhubung Langsung ke Bandara
Tak hanya itu, Stasiun Yogyakarta juga terintegrasi langsung dengan Kereta Bandara yang melayani rute menuju Yogyakarta International Airport (YIA) di Kabupaten Kulon Progo. Pengelolaan kereta ini berada di bawah KAI Bandara, anak perusahaan KAI.

Selama masa Angkutan Lebaran, tepatnya dari 21 Maret hingga 4 April 2025, jumlah penumpang KA Bandara dari Stasiun Yogyakarta tercatat mencapai 128.488 orang, dengan rata-rata 8.566 penumpang per hari.
Jika digabungkan, dalam 15 hari masa angkutan Lebaran 2025, rata-rata jumlah penumpang kereta api di Stasiun Yogyakarta – termasuk KA jarak jauh, KRL, KA lokal, dan KA Bandara – mencapai 40.379 orang per hari.
Tidak hanya integrasi moda transportasi, fasilitas penunjang mobilitas di sekitar stasiun pun lengkap. Di area Stasiun Yogyakarta tersedia pick-up point untuk angkutan online, serta halte Bus Trans Jogja yang bisa digunakan untuk melanjutkan perjalanan dalam kota.
Baca Juga: Kedatangan Penumpang Kereta Tertinggi di Daop 1 Jakarta pada H+3 Lebaran
Lokasi stasiun yang strategis di pusat kota, dekat dengan kawasan wisata Jalan Malioboro, juga membuatnya menjadi pilihan ideal bagi para wisatawan.
Melihat tingginya antusiasme masyarakat menggunakan kereta api di Stasiun Yogyakarta, KAI mendorong para pemangku kepentingan untuk terus meningkatkan konektivitas antarmoda, baik di dalam kota maupun antarkota.
Kolaborasi antara KAI dengan berbagai pihak diharapkan tidak hanya meningkatkan kenyamanan perjalanan, tapi juga memberi dampak positif bagi ekonomi lokal, termasuk sektor pariwisata dan pendapatan daerah.
“KAI berkomitmen untuk terus menyediakan layanan transportasi kereta api yang aman, nyaman, dan menyenangkan, serta terus berinovasi untuk memberikan pengalaman perjalanan yang tak terlupakan bagi para penumpang,” kata Anne. (CHI)































