JAKARTA, LINTAS — Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menolak usulan anggota DPR yang ingin menambah gerbong khusus merokok di kereta api. Menurut dia, transportasi umum harus tetap menjadi kawasan bebas rokok sesuai aturan yang berlaku. Pelayanan terhadap ibu hamil dan difabel justru menjadi prioritas.
“Maaf, usulan ini kurang sinkron dengan program Bapak Presiden. Sudah ada undang-undang, peraturan pemerintah, dan surat edaran yang jelas menyatakan transportasi umum adalah kawasan bebas rokok,” kata Gibran di Stasiun Solo Balapan, Surakarta, Minggu (24/8/2025), dikutip dari berbagai pemberitaan media.
Dikutip dari kanal Youtube CNN Indonesia, Gibran menyebut skala prioritas harus menjadi pertimbangan utama dalam kebijakan transportasi. Jika ada ruang fiskal, ia menilai pemerintah lebih baik menambah layanan untuk ibu hamil, menyusui, anak balita, lansia, dan difabel. Misalnya dengan penyediaan ruang laktasi di gerbong atau toilet yang lebih luas.
Masyarakat tak setuju
Penolakan serupa juga datang dari masyarakat. Sejumlah penumpang kereta mengaku keberatan karena asap rokok tetap berpotensi menyebar ke gerbong lain. “Tetap saja residunya terbawa. Kita yang tidak merokok malah jadi perokok pasif,” ujar Reni, warga Yogyakarta yang tengah hamil, kepada Kompas.id.
Sementara itu, dikutip CNN Indonesia, Wali Kota Solo Respati Ardi juga menilai, fasilitas merokok di stasiun sudah cukup. Gerbong sebaiknya digunakan untuk layanan publik lain, termasuk restoran dan fasilitas keluarga.
Seperti dilansir oleh kanal Youtube Komisi VI DPR RI, usulan gerbong merokok pertama kali disampaikan anggota Komisi VI DPR dari PKB, Nasim Khan, dalam rapat dengan PT KAI pada 20 Agustus lalu. Ia beralasan gerbong khusus akan memberi kenyamanan bagi perokok dan menambah pemasukan perusahaan.
Namun, bagi pemerintah, usulan tersebut justru bertentangan dengan program kesehatan nasional. “Masukan dari Bapak-Ibu anggota Dewan serta dari para pengguna kereta api tetap kami tampung. Evaluasi tetap kami lakukan demi peningkatan pelayanan KAI ke depan. Tapi, sekali lagi, semuanya ada skala prioritasnya,” kata Gibran dikutip dari situs web resmi Wakil Presiden Republik Indonesia. (HRZ)
Baca Juga: KAI Sediakan Area Bermain Anak di 35 Stasiun, Akan Bertambah Jadi 60 Lokasi
























