Home Berita Rute Transjabodetabek Blok M – Soekarno Hatta Siap Beroperasi, Ada 20 Bus

Rute Transjabodetabek Blok M – Soekarno Hatta Siap Beroperasi, Ada 20 Bus

Share

JAKARTA, LINTAS – PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) tengah mematangkan persiapan pembukaan rute baru Transjabodetabek Blok M–Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soeta). Rute ini mendapat respons dan animo sangat tinggi dari masyarakat, bahkan menjadi salah satu rute paling diminati dibandingkan rute lintas wilayah lainnya.

Direktur Utama PT Transjakarta, Tuhiyat, mengatakan tingginya minat publik terhadap rute Blok M–Soekarno-Hatta terungkap dalam evaluasi awal bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Selain rute Bogor–Blok M, rute menuju bandara ini menjadi perhatian utama karena potensinya yang besar.

“Respons masyarakat sangat tinggi. Dari beberapa rute Transjabodetabek yang dibahas, ada dua yang paling mendapat atensi, yaitu Bogor–Blok M dan Blok M–Soekarno-Hatta,” ujar Tuhiyat saat jumpa pers paparan kinerja Transjakarta di Halte Bundaran HI, Kamis (5/2/2026).

Kesiapan Halte

Menurutnya, tingginya animo tersebut menjadi pesan penting agar persiapan dilakukan secara matang dan menyeluruh. Transjakarta juga belajar dari pengalaman pengoperasian rute-rute sebelumnya, khususnya terkait kesiapan halte.

“Catatan yang sering muncul itu soal halte. Karena lintasan rute ini tidak seluruhnya berada di wilayah DKI Jakarta, kami diminta untuk berkoordinasi dengan wilayah non-DKI agar fasilitas halte benar-benar memadai,” jelasnya.

Saat ini, Transjakarta masih melakukan perhitungan teknis terkait waktu tempuh, lintasan, serta jumlah armada yang akan dioperasikan. Seluruh detail tersebut nantinya akan disampaikan secara resmi oleh Gubernur DKI Jakarta dalam pengumuman peluncuran rute.

Untuk Arus Mudik Lebaran

Tuhiyat menambahkan, rute Blok M–Soekarno-Hatta ditargetkan sudah dapat digunakan oleh masyarakat saat periode mudik. Karena itu, seluruh aspek mulai dari sarana, prasarana, hingga perizinan terus dipercepat.

“Kami diminta memastikan rute ini siap digunakan saat mudik. Koordinasi juga sudah dilakukan dengan AP II (Angkasa Pura II) agar layanan ini benar-benar siap dan optimal,” ujarnya.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan sebanyak 20 unit bus untuk melayani rute baru tersebut. Dengan jumlah armada itu, interval kedatangan bus diperkirakan berkisar antara 5 hingga maksimal 10 menit.

“Mengenai armada yang disiapkan untuk trayek ini adalah 20 unit. Dengan demikian, setiap 5 sampai maksimal 10 menit akan selalu tersedia,” kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, dikutip dari CNN.com.

Pramono juga menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan terkait kenaikan tarif Transjakarta maupun Transjabodetabek. Untuk rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta, tarif yang diberlakukan tetap tarif normal, yakni Rp 2.000 sebelum pukul 07.00 WIB dan Rp 3.500 setelah pukul 07.00 WIB.

Tarif Rp 3.500

Ia optimistis rute baru ini akan menjadi pilihan utama masyarakat karena efisien dari sisi biaya maupun waktu perjalanan.

“Dari Soekarno-Hatta ke Blok M cuma bayar Rp 3.500, mobilnya bagus. Siapa yang enggak mau? Pasti orang akan menggunakan itu,” ujar Pramono.

Lebih lanjut, Pramono mengungkapkan waktu tempuh rute ini akan lebih cepat dibandingkan moda transportasi lain menuju bandara, karena Transjabodetabek akan memanfaatkan jalur khusus. Kehadiran rute ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan, baik di Jakarta maupun di wilayah Banten. (CHI)

Baca Juga: “Naming Rights” Transjakarta Jadi Andalan, Pendapatan Non-Subsidi Tembus Rp 281 Miliar

Oleh:

Share