JAKARTA, LINTAS – Mobilitas masyarakat selama Angkutan Lebaran 2026 mencatat rekor tertinggi dalam lima tahun terakhir. PT Kereta Api Indonesia (Persero) melaporkan total 5.087.458 pelanggan terlayani pada periode 11 Maret hingga 1 April 2026 untuk layanan kereta jarak jauh dan lokal.
Capaian ini melampaui periode Lebaran tahun-tahun sebelumnya, yakni 4.707.628 pelanggan pada 2025, 4.398.125 pelanggan pada 2024, 3.841.954 pelanggan pada 2023, dan 4.388.034 pelanggan pada 2022.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyebut lonjakan mobilitas masyarakat dapat diantisipasi melalui kesiapan operasional di seluruh lini.
“Angkutan Lebaran tahun ini mencatat capaian tertinggi dalam lima tahun terakhir. Pergerakan pelanggan yang tinggi dapat terlayani dengan baik melalui kesiapan sarana, prasarana, serta koordinasi yang terjaga,” ujarnya dikutip Sabtu (4/4/2026).
Okupansi Harian Tembus 150 Persen
Selama periode mudik dan arus balik, volume pelanggan kereta jarak jauh menunjukkan lonjakan signifikan. Dalam beberapa hari, tingkat okupansi harian konsisten melampaui 140 persen.
Pada 22 Maret 2026 tercatat 242.808 pelanggan dengan okupansi 150,7 persen dari kapasitas 161.100 kursi. Sehari setelahnya, jumlah pelanggan mencapai 247.019 orang atau 154,1 persen dari kapasitas 160.252 kursi. Puncak tertinggi terjadi pada 24 Maret 2026 dengan 250.650 pelanggan atau 153,4 persen dari kapasitas 163.432 kursi.
Lonjakan juga terlihat pada 25 Maret 2026 sebanyak 230.822 pelanggan (141,2 persen) serta 29 Maret 2026 dengan 229.260 pelanggan (140,3 persen).
KAI menjelaskan okupansi di atas 100 persen merupakan karakteristik operasional kereta jarak jauh, karena satu kursi dapat digunakan lebih dari satu pelanggan melalui sistem naik–turun di stasiun antara.


Relasi Terpanjang Catat Okupansi Tertinggi
Kereta relasi terpanjang di Indonesia, KA Blambangan Ekspres, mencatat okupansi tertinggi selama periode Lebaran. Rute Ketapang–Pasarsenen melayani 17.999 pelanggan dengan okupansi 208 persen dari kapasitas 8.668 kursi. Sementara rute Pasarsenen–Ketapang melayani 17.238 pelanggan dengan okupansi 199 persen.
Kinerja ketepatan waktu perjalanan juga menunjukkan peningkatan. On Time Performance (OTP) kedatangan kereta penumpang mencapai 98,86 persen, naik dari 97,23 persen pada Lebaran sebelumnya. Sementara OTP keberangkatan mencapai 99,80 persen, meningkat dari 99,69 persen.
Seluruh Layanan KAI Group Ikut Pecahkan Rekor
Rekor mobilitas juga terjadi di berbagai layanan transportasi rel lainnya:
- KAI Commuter melayani 24.500.604 pelanggan
- KA Bandara YIA dan Srilelawangsa melayani 496.766 pelanggan
- KA Panoramic dan Kereta Wisata melayani 28.185 pelanggan
- Whoosh melayani 347.738 pelanggan
- LRT Jabodebek melayani 1.655.011 pelanggan
- KA Makassar–Parepare melayani 20.842 pelanggan
Seluruh angka tersebut menjadi capaian tertinggi selama periode Angkutan Lebaran masing-masing layanan.
“Terima kasih atas kepercayaan masyarakat yang terus meningkat terhadap layanan KAI Group selama Angkutan Lebaran ini. Kami akan terus melakukan evaluasi dan peningkatan agar layanan tetap aman, nyaman, dan tepat waktu pada setiap perjalanan,” tutur Anne. (*/CHI)
Baca Juga: Rekrutmen Pendamping P3TGAI 2026 Dibuka, Program Irigasi Digelar di 12.000 Lokasi































