JAKARTA, LINTAS – Kementerian Perhubungan resmi menutup Posko Angkutan Lebaran Terpadu 2026/1447 Hijriah. Pemerintah menilai penyelenggaraan angkutan Lebaran tahun ini berjalan lancar, aman, dan terkendali dengan penurunan angka kecelakaan yang signifikan.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa secara umum pelaksanaan angkutan Lebaran berlangsung baik tanpa kejadian besar yang mengganggu mobilitas masyarakat.
“Hari ini kami telah melakukan penutupan Posko Angkutan Lebaran Terpadu 2024. Kami dapat sampaikan bahwa angkutan Lebaran berhasil diwujudkan dengan baik dan tidak ada hal-hal signifikan yang terjadi selama periode ini,” ujarnya saat menutup Posko Angkutan Lebaran Terpadu 2026.
Apresiasi untuk Stakeholder dan Petugas
Dudy juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan yang terlibat, termasuk media, masyarakat, dan petugas lapangan yang bekerja selama periode mudik dan arus balik.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholder dan media yang telah memberikan informasi kepada masyarakat sehingga perjalanan dapat dilakukan dengan baik. Terima kasih juga kepada masyarakat yang mengikuti arahan petugas di lapangan,” kata dia. Dudy.
Ia secara khusus memberikan penghargaan kepada para petugas transportasi yang tetap bertugas selama masa libur Lebaran.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh petugas di lapangan yang bekerja tanpa lelah, mengorbankan waktu Lebaran bersama keluarga demi melayani masyarakat. Dedikasi mereka sangat tinggi,” tambahnya.
147,55 Juta Orang Bepergian Selama Lebaran
Berdasarkan data Kementerian Perhubungan, total masyarakat yang melakukan perjalanan selama Lebaran mencapai 147,55 juta orang, meningkat 2,53% dibanding hasil survei sebelumnya sebesar 143,92 juta orang.
Selain itu, penggunaan angkutan umum juga mengalami peningkatan signifikan.
“Secara umum, penyelenggaraan angkutan umum mengalami kenaikan sebesar 10,87% dibandingkan tahun lalu,” jelas Menhub.
Kecelakaan dan Fatalitas Turun Signifikan
Kabar paling menggembirakan dari penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2024 adalah penurunan angka kecelakaan dan fatalitas.
“Terjadi penurunan angka kecelakaan sebesar 6,31% dan penurunan fatalitas mencapai 31,19%. Ke depan, kami akan terus meningkatkan keselamatan pemudik pada event besar berikutnya,” ujar Dudy.
Ia menjelaskan bahwa Pemerintah berharap capaian positif ini menjadi dasar untuk terus memperbaiki sistem transportasi nasional agar perjalanan masyarakat semakin aman, nyaman, dan selamat di masa mendatang. (CHI)
Baca Juga: 16 Rangkaian KRL INKA Segera Beroperasi, Target Mulai Juli–Agustus 2026































