Home Berita PERGATSI Berduka, Atlet Gateball Asal Yogyakarta Meninggal Dunia Saat Snorkeling di Gili Trawangan

PERGATSI Berduka, Atlet Gateball Asal Yogyakarta Meninggal Dunia Saat Snorkeling di Gili Trawangan

Share

LOMBOK UTARA, LINTAS — Kabar duka datang dari ajang Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) 2025. Seorang atlet gateball asal Yogyakarta, R. Haryo Wijoseno (64), dilaporkan meninggal dunia saat melakukan aktivitas snorkeling di perairan Gili Meno, Dusun Gili Trawangan, Desa Gili Indah, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara.

Insiden tersebut terjadi pada Kamis, 24 Juli 2025 pukul 11.00 WITA. Berdasarkan laporan yang diterima Lintas, korban merupakan peserta Fornas dari kontingen Yogyakarta dan sedang menikmati wisata laut bersama rombongan timnya.

Saksi di lokasi kejadian, Sapto, yang merupakan rekan satu tim korban, serta seorang pemandu snorkeling bernama Ham, menyatakan bahwa korban terlihat dalam kondisi mengapung dan tidak bergerak di permukaan air.

Korban kemudian segera dievakuasi dan dibawa ke Medical Center Warna Gili Trawangan untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, setelah diperiksa, korban dinyatakan telah meninggal dunia. Dugaan sementara, penyebab kematian adalah serangan jantung yang terjadi saat korban sedang berada di laut.

PB PERGATSI Sampaikan Duka Cita

Kabar duka ini juga disampaikan oleh Wakil Bidang Organisasi Pengurus Besar Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (PB PERGATSI) Paul Ames Halomoan, yang mengungkapkan rasa kehilangan atas wafatnya salah satu atlet terbaik dari Yogyakarta tersebut.

“Kami berduka cita atas meninggalnya atlet gateball dari Yogyakarta. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan,” ujar Paul Ames.

Baca Juga: 100 Atlet Gateball dari 21 Provinsi Siap Bertanding di FORNAS 2025

Ia juga mengimbau kepada seluruh kontingen dan peserta Fornas, khususnya dari cabang olahraga gateball, untuk senantiasa menjaga kesehatan selama berada di Lombok.

“Kami mengajak semua atlet dan ofisial untuk tetap menjaga kondisi fisik. Bagi yang ingin berwisata menikmati keindahan alam Lombok, kami harap tetap memperhatikan kesehatan dan keselamatan,” imbuhnya. (CHI)

Oleh:

Share