Home Berita Penyeberangan Merak-Bakauheni Sudah Siap Layani Mudik Lebaran 2024

Penyeberangan Merak-Bakauheni Sudah Siap Layani Mudik Lebaran 2024

Share

JAKARTA, LINTAS — Penyeberangan dari Pelabuhan Merak ke Bakauheni sudah siap melayani masyarakat yang akan menjalani mudik Lebaran 2024.

Hal ini setelah dilakukan peninjauan lapangan oleh Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, Kementerian Perhubungan, BPTD dan beberapa stakeholder lainnya di Pelabuhan Merak, Senin (4/3/2024).

“Setelah kami lakukan pengecekan lapangan, penyelenggaraan angkutan Lebaran tahun 2024 sudah ready, khususnya pelabuhan penyeberangan dari Merak menuju Bakauheni,” kata Direktur Penegakkan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri Brigjen Raden Slamet Santoso, dalam keterangan di web ASDP.

Brigjen Slamet melanjutkan, Angkutan Lebaran 2024 akan memiliki pola operasi serupa pada 2023 di mana tidak semua golongan kendaraan diarahkan untuk menyeberang lewat Pelabuhan Merak.

ASDP Merak akan melayani kendaraan roda empat, bus, dan truk golongan VB (truk dengan panjang kurang dari 7 meter).

Sedangkan kendaraan roda dua, truk golongan VIB (truk dengan panjang 7-10 meter) dan truk golongan VII (truk dengan panjang 10-12 meter) serta truk besar golongan VIII dan IX akan dilayani melalui pelabuhan perbantuan.

Pembagian golongan kendaraan melalui tiga pelabuhan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan pemudik di area Merak yang telah teruji efektif pada angkutan lebaran 2023. Penerapan pengaturan ini berlaku mulai dari H-7 sampai dengan H-1 Idul Fitri.

“Kapasitas pelabuhan sudah teratasi untuk dapat mengantisipasi kenaikan (kendaraan pemudik), demikian juga dengan persiapan kapal feri sudah ada 33 unit yang siap operasi per 24 jam dari sisi Pelabuhan Merak,” ungkap Brigjen Slamet.

Suasana Pelabuhan Merak. | Dok. ASDP
Suasana Pelabuhan Merak. | Dok. ASDP

Kapasitas Parkir Lebih Banyak

GM ASDP Cabang Merak Suharto mengungkapkan, kapasitas parkir Pelabuhan Merak telah bertambah menjadi 5.526 unit kendaraan kecil.

Penambahan kapasitas ini hasil perobohan eks kantor KSKP dan kantor ASDP Merak sesuai dengan hasil rapat terbatas bersama Presiden RI pada 2023.

“Dermaga 2 ASDP Merak telah rampung ditingkatkan kapasitasnya sejak beberapa bulan lalu, sehingga kapal dengan ukuran besar lebih dari 10.000GT sudah dapat sandar di dermaga tersebut. Dengan demikian, ASDP siap mengoperasikan tujuh dermaga secara optimal,” ucap Suharto.

Suharto menegaskan bahwa terdapat 126 trip operasional kapal dari seluruh dermaga pada kondisi normal di ASDP Merak selama pelayanan 24 jam.

Jumlah tersebut akan ditingkatkan menjadi 130 trip pada kondisi padat, dan 139 trip saat sangat padat. Dengan demikian antrean kendaraan dapat diminimalisir, terutama pada puncak arus mudik yang diprediksi jatuh pada H-3 Idul Fitri.

Adapun terkait kebijakan batas maksimum pembelian tiket kapal feri pada radius 4,7 km dari titik terluar pelabuhan Merak, Brigjen Slamet mengimbau agar pengguna jasa telah memiliki tiket kapal sebelum berangkat mudik.

“Sudah jauh-jauh hari dilakukan sosialisasi kepada pengemudi atau pengendara, juga kepada para pengusahanya, sehingga kami harap tidak ada lagi (pengguna jasa) yang membeli (tiket kapal) di dekat pelabuhan,” tutur Brigjen Slamet.

Untuk mengantisipasi kepadatan arus pemudik yang belum bertiket, ASDP menyiapkan tenaga pelayanan di beberapa titik luar pelabuhan yang menjadi buffer zone yakni di posko Cikuasa atas dan bawah, rest area KM 68, rest area KM 43, rest area KM 13. (EDW)

Baca Juga: Penyesuaian Tarif Penyeberangan Merak-Bakauheni Mulai 1 Februari 2024

Share