Home Berita Motis Lebaran 2026 Lampaui Target, 12.419 Motor Terangkut

Motis Lebaran 2026 Lampaui Target, 12.419 Motor Terangkut

Share

JAKARTA, LINTAS – Program Motor Gratis (Motis) pada Angkutan Lebaran 2026 yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan berhasil melampaui target. Tingginya minat masyarakat membuat jumlah motor yang terangkut mencapai 12.419 unit atau 104,36 persen dari kuota awal 11.900 unit.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api DJKA Arif Anwar menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan program ini. Menurutnya, Motis menjadi solusi untuk menekan pemudik sepeda motor di jalan raya sekaligus meningkatkan keselamatan perjalanan.

“Alhamdulillah program MOTIS pada Angkutan Lebaran 2026 ini disambut antusias oleh masyarakat dan berjalan dengan lancar,” ujar Arif di Jakarta, dikutip Minggu (5/4/2026).

Selain melampaui target, DJKA juga tetap melayani angkutan tambahan melalui skema contraflow sebanyak 1.304 unit motor. Angka tersebut tidak termasuk dalam kuota awal, namun tetap difasilitasi sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat.

Arif menilai capaian ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap program Motis sebagai alternatif mudik yang aman, nyaman, dan efisien. Ke depan, DJKA berharap kuota program dapat terus ditingkatkan agar manfaatnya semakin luas dirasakan.

“Ke depan, kami berharap kuota program Motis dapat terus ditingkatkan agar manfaatnya dapat semakin luas dirasakan oleh masyarakat,” ujar Arif.

Layani Tiga Lintas Utama

Pada penyelenggaraan tahun ini, Motis melayani tiga lintas utama, yakni:

  • Lintas Utara: Jakarta Gudang – Cepu
  • Lintas Tengah: Jakarta Gudang – Lempuyangan
  • Lintas Selatan: Jakarta Gudang – Madiun

Jadwal pengangkutan motor yang teratur memberi kepastian layanan bagi pemudik. Salah satunya Kereta Api Motis Selatan yang berangkat pukul 04.50 WIB dari Stasiun Jakarta Gudang.

DJKA juga memastikan kualitas layanan tetap terjaga sejak masa pendaftaran 1–29 Maret 2026 hingga proses penyerahan motor di stasiun tujuan.

Evaluasi Menyeluruh untuk Peningkatan Layanan

DJKA menegaskan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan Motis 2026. Evaluasi mencakup seluruh tahapan, mulai dari sosialisasi, pendaftaran online dan offline, pelayanan posko, verifikasi data, pengemasan, proses pengangkutan kereta api, hingga penyerahan motor di lokasi tujuan.

“Masukan dari masyarakat menjadi perhatian utama kami untuk memastikan penyelenggaraan MOTIS ke depan semakin optimal dan responsif terhadap kebutuhan pengguna,” jelas Arif.

Ia menambahkan, keberhasilan Motis 2026 merupakan hasil sinergi pemerintah, operator, mitra pendukung, serta kepatuhan masyarakat dalam mengikuti prosedur program.

Tren Positif Lebih dari Satu Dekade

Keberhasilan tahun ini melanjutkan tren positif program Motis selama lebih dari satu dekade. Data historis menunjukkan volume angkutan meningkat dari 827 unit pada 2013 hingga mencapai puncaknya 19.141 unit pada 2019 sebelum pandemi.

Meski sempat terhenti pada 2021 akibat Covid-19, program ini kembali bangkit dan melayani ribuan pemudik setiap tahun, termasuk realisasi 13.132 unit pada 2024.

“Sinergi yang terbangun menjadi kunci keberhasilan penyelenggaraan MOTIS tahun ini, dan kami berkomitmen untuk terus menghadirkan program yang lebih baik di masa mendatang,” tutur Arif. (CHI)

Baca Juga: Rekrutmen Pendamping P3TGAI 2026 Dibuka, Program Irigasi Digelar di 12.000 Lokasi

Oleh:

Share