JAKARTA, LINTAS – PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah resmi mengoperasikan Crowd Detection System di seluruh stasiun dan trainset LRT Jabodebek. Langkah ini merupakan terobosan baru dalam meningkatkan kenyamanan serta keamanan pengguna layanan LRT.
Setelah melalui tahap uji coba, sistem canggih ini kini beroperasi secara penuh. Crowd Detection System dirancang untuk memberikan informasi secara real-time mengenai tingkat kepadatan di setiap trainset dan stasiun.
Dengan adanya data ini, pengguna dapat memilih trainset atau gerbong yang lebih lengang, sehingga perjalanan menjadi lebih nyaman dan efisien.
Manager Public Relations LRT Jabodebek, Mahendro Trang Bawono menjelaskan bahwa implementasi sistem ini merupakan wujud komitmen KAI dalam memanfaatkan teknologi guna meningkatkan pelayanan serta keselamatan pengguna.
“Dengan penerapan penuh Crowd Detection System, kami berharap pengguna dapat menikmati pengalaman perjalanan yang lebih baik. Teknologi ini memungkinkan pengguna untuk menghindari kerumunan, sehingga kenyamanan saat menggunakan LRT Jabodebek akan meningkat secara signifikan,” ujar Mahendro dalam keterangannya, dikutip Rabu (16/10/2024).
Sejak diluncurkan, jumlah pengguna LRT Jabodebek terus mengalami peningkatan. Data mencatat, selama periode 1 hingga 14 Oktober 2024, LRT Jabodebek telah melayani 987.338 penumpang.
Rata-rata jumlah pengguna pada hari kerja mencapai 82.298 penumpang per hari, sementara pada akhir pekan mencapai 41.091 penumpang. Angka ini mencerminkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap moda transportasi publik yang aman dan nyaman.
Teknologi Canggih
Crowd Detection System menggunakan teknologi berbasis kamera CCTV dan pemrosesan gambar untuk menghitung jumlah orang di area tertentu secara real-time. Dengan teknologi ini, PT KAI dapat mengelola arus penumpang secara lebih efektif, menghindari kepadatan berlebih, dan memastikan kelancaran pergerakan di seluruh stasiun dan kereta.
“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat langsung bagi pengguna. Dengan layanan yang semakin baik, kami percaya bahwa LRT Jabodebek akan menjadi pilihan utama masyarakat sebagai moda transportasi publik yang dapat diandalkan,” tutur Mahendro.
Dengan hadirnya Crowd Detection System, diharapkan pengalaman menggunakan LRT Jabodebek menjadi lebih aman, nyaman, dan efisien, selaras dengan visi KAI untuk terus mengutamakan kenyamanan dan keselamatan penumpang. (CHI)
Baca Juga: Gandeng INKA, KAI Pastikan Keandalan Layanan LRT Jabodebek































