JAKARTA, LINTAS — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat distribusi sarana air bersih dan sanitasi bagi warga terdampak bencana di Sumatera Barat. Bantuan difokuskan di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, melalui Tim Tanggap Darurat Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Sumatera Barat.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan pentingnya layanan dasar selama masa tanggap darurat. “Prinsip kami adalah memastikan masyarakat terdampak mendapatkan layanan dasar yang layak dan aman selama masa tanggap darurat,” ujar Dody melalui keterangan tertulis.

Berdasarkan data per 4 Desember 2025, sejumlah sarana pendukung telah ditempatkan di lokasi layanan publik. Di SD 30 Kayu Pasak Timur yang difungsikan sebagai Posko Dapur Umum, disalurkan satu unit hidran umum.
Kemudian, di SD 05 Kayu Pasak yang menampung sekitar 400 pengungsi, tersedia satu hidran umum untuk air bersih, tiga hidran umum pendukung toilet portabel, serta dua unit toilet portabel.

Selain itu, di Polsek Palembayan Koto Alam yang menjadi Posko Brimob, Kementerian PU menyalurkan dua hidran umum untuk memenuhi kebutuhan personel dan warga sekitar.
Dengan demikian, dukungan air bersih dan sanitasi ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menjamin kebutuhan dasar warga terdampak. Kementerian PU akan terus memantau perkembangan kondisi lapangan dan menyesuaikan bantuan hingga masa pemulihan. (HRZ)
Baca Juga: Banjir Sumatera, Bencana Alam atau Bencana Ekologis?





