Home Berita Kementerian PU Kerahkan 21 Alat Berat di Aceh

Kementerian PU Kerahkan 21 Alat Berat di Aceh

Share

JAKARTA, LINTAS — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengerahkan 21 alat berat untuk mempercepat penanganan banjir dan longsor di Aceh. Upaya ini dipimpin Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I yang menjadi garda terdepan pemulihan sungai, tanggul, dan layanan dasar masyarakat.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan seluruh balai teknis bergerak tanpa menunggu. “Penanganan darurat pada tanggul, sungai, dan akses vital harus dipastikan berjalan segera. Dukungan alat berat dan personel akan terus diperkuat sampai kondisi pulih,” kata Dody melalui keterangan tertulis.

Kerusakan akibat bencana tercatat cukup luas, dengan 36 titik tanggul jebol, 143 titik kritis, serta gangguan jaringan irigasi di berbagai kabupaten. Karena itu, penanganan dilakukan paralel di lokasi berisiko tinggi banjir susulan.

Selain itu, 21 alat berat—mulai dari ekskavator, long arm hingga wheel loader—telah ditempatkan di Pidie Jaya, Aceh Utara, Aceh Barat, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Bireuen, dan Aceh Tenggara. Alat berat itu bekerja memindahkan aliran sungai, membersihkan sedimen, memperbaiki tanggul, serta membuka akses logistik dan evakuasi.

Bantuan Logistik

Salah satu pekerjaan prioritas adalah pengalihan aliran Sungai Manyang di Meureudu, Pidie Jaya, yang digarap tanpa henti sejak akhir November. Lokasi ini memiliki eskalasi penanganan tertinggi.

Kemudian di Aceh Tamiang, BWS Sumatera I mendukung pemulihan akses Kuala Simpang melalui pembersihan sedimen di ruas-ruas utama. Bantuan logistik berupa sembako, selimut, dan kebutuhan pengungsi juga disalurkan oleh satker terkait.

Adapun pembersihan fasilitas pendidikan dan keagamaan turut dilakukan. Pada 8 Desember 2025, tim BWS Sumatera I membantu membersihkan dayah di Samalanga, Bireuen, termasuk membuka akses jalan inspeksi dan fasilitas umum lain yang tertutup lumpur.

Kementerian PU memastikan penanganan darurat berlanjut hingga seluruh titik kritis pulih. Koordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD, dan TNI/Polri diperkuat agar distribusi alat berat, logistik, dan pekerjaan lapangan berjalan efektif. (HRZ)

Baca Juga: Jasa Marga Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Aceh dan Sumatera

Share