Home Berita Kawasan Wisata Mendale Aceh Tengah Ditata, 24 Kios Baru dan Fasilitas Publik Disiapkan

Kawasan Wisata Mendale Aceh Tengah Ditata, 24 Kios Baru dan Fasilitas Publik Disiapkan

Share

JAKARTA, LINTAS — Kawasan Mendale di Kabupaten Aceh Tengah, Aceh, kini ditata Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk menghadirkan ruang publik yang lebih tertata, aman, dan nyaman di tepian Danau Lut Tawar. Penataan kawasan seluas 0,410 hektare tersebut juga diarahkan untuk mendukung potensi pariwisata daerah.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pembangunan infrastruktur tidak hanya berorientasi pada peningkatan konektivitas, tetapi juga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, termasuk mendukung pengembangan destinasi wisata.

“Kementerian PU berkomitmen terus mengawal pelaksanaan infrastruktur secara optimal dengan selalu memastikan kualitas, keberlanjutan, dan dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya sebagai dukungan kawasan pariwisata,” kata Dody dikutip Senin (21/9/2026).

Baca Juga: KAI Commuter Kembali Operasikan 1.065 Perjalanan, Lintas Bogor Tambah 4 Jadwal

Penanganan Kawasan Pascabencana

Penataan Kawasan Mendale merupakan bagian dari kegiatan Penanganan Kawasan Pascabencana Aceh yang dilaksanakan Kementerian PU melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Aceh. Program tersebut mencakup 27 titik lokasi di lima kabupaten di Aceh, dengan PT Nindya Karya (Persero) sebagai penyedia jasa.

Di Mendale, penanganan dilakukan sepanjang sekitar 420 meter, termasuk area jalan masuk. Sejumlah fasilitas disiapkan, antara lain 24 kios baru dan renovasi tujuh kios eksisting, satu bangunan pengelola, dua toilet difabel, empat toilet umum, serta taman bermain anak.

Jalur pedestrian juga ditata untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung. Jalur pedestrian kecil memiliki lebar sekitar 1 meter, sedangkan jalur pedestrian besar yang dilengkapi jalur bagi penyandang tunanetra memiliki lebar sekitar 2,4 meter.

Dari sisi lanskap, sebanyak 12 planter box dengan lebar 1 meter akan ditempatkan di sekitar pohon eksisting. Kawasan ini juga dilengkapi area parkir dengan kapasitas sekitar 42 kendaraan bermotor.

Secara keseluruhan, pekerjaan mencakup perbaikan akses jalan, area parkir, pedestrian, ruang terbuka hijau, drainase, penerangan, lanskap, penataan pintu masuk, pembangunan kios baru, penataan kios eksisting, serta pembangunan toilet. Pekerjaan juga meliputi tahap persiapan dan pembongkaran.

Hingga perkembangan terakhir, progres penataan Kawasan Mendale mencapai 55,74 persen, sedikit lebih cepat dari progres rencana sebesar 55,33 persen. Dengan deviasi positif 0,41 persen, pekerjaan masih memiliki waktu pelaksanaan 104 hari kalender.

Dudy menambahkan, penataan tersebut diharapkan menjadikan Mendale sebagai kawasan wisata dan rekreasi yang lebih representatif sekaligus ruang publik yang ramah bagi masyarakat dan wisatawan.

“Fasilitas yang semakin lengkap diharapkan membuat kawasan tepian Danau Lut Tawar lebih nyaman untuk dikunjungi dan dinikmati berbagai kelompok usia,” tuturnya. (CHI)

Baca Juga: Bedah Rumah Menteng Tenggulun, Hunian Layak dan UMKM Berkembang

Oleh:

Share