Home Berita KAI Group Layani 442,5 Juta Pelanggan hingga Oktober 2026, Naik 6,86 Persen

KAI Group Layani 442,5 Juta Pelanggan hingga Oktober 2026, Naik 6,86 Persen

Share

JAKARTA, LINTAS – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI Group melayani 442.529.105 pelanggan sepanjang Januari hingga Oktober 2026.

Jumlah tersebut meningkat 6,86% dibandingkan periode yang sama pada 2025 sebanyak 414.116.947 pelanggan.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengatakan peningkatan tersebut setara dengan tambahan 28.412.158 perjalanan pelanggan dalam 10 bulan pertama 2026.

Pertumbuhan terjadi pada berbagai segmen layanan, mulai dari kereta antarkota, kereta perkotaan, hingga kereta wisata.

“Kereta api semakin menjadi bagian dari aktivitas masyarakat, mulai perjalanan bekerja, pendidikan, mengunjungi keluarga, hingga wisata. Pertumbuhan jumlah pelanggan memberi gambaran mengenai perkembangan kebutuhan mobilitas yang perlu direspons melalui layanan yang semakin mudah diakses dan nyaman digunakan,” kata Anne dikutip Kamis (5/11/2026).

Pada layanan kereta api jarak jauh (KAJJ) dan lokal, KAI mencatat 49.932.766 pelanggan sepanjang Januari-Oktober 2026.

Angka ini meningkat 8,99% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 45.814.275 pelanggan.

Pelanggan Naik

Sementara itu, PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter) melayani 350.124.196 pelanggan atau naik 6,21% dari 329.667.551 pelanggan.

LRT Jabodebek mencatat 27.693.123 pelanggan, meningkat 17,59% dibandingkan 23.549.818 pelanggan pada Januari-Oktober 2025.

Pertumbuhan juga terjadi pada layanan wisata. KAI Wisata melayani 258.381 pelanggan, naik 34,75% dibandingkan 191.745 pelanggan pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Adapun Whoosh mencatat 5.123.375 pelanggan atau meningkat 1,38% dari 5.053.740 pelanggan.

Pertumbuhan juga terjadi pada layanan wisata. KAI Wisata melayani 258.381 pelanggan, naik 34,75% dibandingkan 191.745 pelanggan pada periode yang sama tahun sebelumnya. Adapun Whoosh mencatat 5.123.375 pelanggan atau meningkat 1,38% dari 5.053.740 pelanggan.

Di Sulawesi Selatan, KA Makassar-Parepare melayani 290.380 pelanggan. Jumlah tersebut meningkat 13,01% dibandingkan Januari-Oktober 2025 sebanyak 256.942 pelanggan.

Anne menjelaskan, setiap jenis layanan memiliki karakteristik dan kebutuhan pelanggan yang berbeda. Perjalanan kereta perkotaan umumnya berkaitan dengan aktivitas harian masyarakat, sedangkan perjalanan antarkota dan wisata memiliki pola permintaan yang lebih beragam.

Kapasitas Kereta

Peningkatan mobilitas masyarakat menjadi salah satu perhatian dalam Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) KAI 2026-2030.

Dalam proyeksi tersebut, jumlah pelanggan untuk cakupan layanan kereta api jarak jauh, lokal, dan LRT diperkirakan meningkat dari 84,6 juta pada tahun dasar 2025 menjadi 141,3 juta pada 2030.

Angka itu setara dengan pertumbuhan sekitar 67%. Salah satu langkah yang disiapkan dalam waktu dekat adalah pemberlakuan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2026 mulai 1 Desember 2026.

Melalui penyesuaian Gapeka tersebut, kapasitas kereta antarkota di Jawa meningkat dari 132.680 menjadi 137.846 tempat duduk per hari. Di Sumatra, kapasitas bertambah dari 35.636 menjadi 38.936 tempat duduk per hari.

Selain menambah kapasitas, KAI menyiapkan tambahan perjalanan dan perluasan pemberhentian pada sejumlah relasi. Langkah ini ditujukan untuk memberikan lebih banyak pilihan perjalanan bagi masyarakat. (CHI)

Oleh:

Share