JAKARTA, LINTAS – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bertemu dengan Lalu Muhamad Iqbal di Mataram untuk membahas kesiapan Angkutan Lebaran 2026 di Nusa Tenggara Barat. Pertemuan ini menyoroti antisipasi lonjakan pemudik dan wisatawan, terutama pada angkutan penyeberangan dan kesiapan pelabuhan.
Dudy mengatakan, sebagai provinsi kepulauan dan destinasi wisata unggulan, NTB memiliki mobilitas tinggi saat Lebaran. Selain arus mudik, pergerakan masyarakat juga meningkat untuk berwisata.
“Mobilitas di NTB sangat bergantung pada angkutan penyeberangan dan transportasi udara yang didukung jalan nasional. Saat Lebaran, lonjakan tidak hanya dari pemudik, tapi juga wisatawan,” ujar Dudy dikutip Senin (2/3/2026).
Pelabuhan Lembar Diprediksi Tersibuk
Berdasarkan Survei Angkutan Lebaran Nasional, pergerakan masyarakat pada Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 146 juta orang secara nasional. Dari jumlah tersebut, sekitar 1,58 juta orang berasal dari NTB dan 1,22 juta orang diprediksi menuju NTB.
Pelabuhan Lembar menjadi salah satu simpul terpadat. Pelabuhan ini masuk tiga besar pelabuhan penyeberangan tersibuk saat Lebaran, dengan estimasi 1,1 juta penumpang.
Menhub menekankan pentingnya manajemen lalu lintas di sekitar pelabuhan, termasuk pengaturan arus kendaraan dan penyediaan kantong parkir untuk mencegah kemacetan.
Keselamatan Jadi Prioritas
Dudy menegaskan, kesiapan armada, dermaga, serta pemeriksaan kelaiklautan kapal harus menjadi perhatian utama. Pemantauan cuaca dan pengawasan kapasitas muatan juga wajib dilakukan secara ketat.
“Aspek keselamatan pelayaran harus selalu menjadi prioritas,” tegasnya.


Ia juga mendorong penguatan koordinasi antara pemerintah pusat, Pemprov NTB, TNI, Polri, dan seluruh pemangku kepentingan agar Angkutan Lebaran berjalan aman dan lancar.
Program Mudik Gratis dan Antisipasi Titik Macet
NTB juga menjadi tujuan Program Mudik Gratis Jalur Laut dengan kuota 450 penumpang untuk rute Lembar–Surabaya pada 11 Maret hingga 5 April 2026. Pemerintah daerah diminta memastikan kesiapan angkutan umum dan feeder menuju titik keberangkatan agar tidak terjadi penumpukan.
Selain pelabuhan, kepadatan juga diprediksi terjadi di jalur arteri akibat 12 titik pasar tumpah dan sejumlah lokasi wisata. Optimalisasi rest area, termasuk 115 masjid dan fasilitas umum, disiapkan sebagai titik istirahat sementara. (CHI)
Baca Juga: Diskon Tarif Tol 30 Persen Lebaran 2026, Pemudik Didorong Berangkat Lebih Awal
































