JAKARTA, LINTAS — AirNav Indonesia kembali berpartisipasi dalam Program Mudik Gratis Bersama BUMN Tahun 2026 dengan memberangkatkan ribuan pemudik ke berbagai daerah di Pulau Jawa.
Sebanyak 4.000 pemudik difasilitasi perusahaan pengelola navigasi penerbangan tersebut untuk pulang ke kampung halaman menggunakan kereta api secara gratis pada momen Idul Fitri 1447 Hijriah.
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko AirNav Indonesia, Azizatun Azhimah, mengatakan program ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pemerintah menyediakan perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat.
“Hari ini, sebanyak 2.960 pemudik kami berangkatkan menuju kampung halaman. Kemudian 1.040 orang lainnya kami fasilitasi untuk kepulangan pada 29 Maret 2026,” ujar Azizatun saat melepas keberangkatan pemudik di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Minggu (15/3/2026).
Program bertajuk “Mudik Aman & Nyaman Bersama AirNav 2026” ini melayani sejumlah rute dari Jakarta menuju kota-kota besar di Jawa, yakni Yogyakarta, Semarang, Malang, dan Surabaya. Seluruh pemudik diberangkatkan dari Stasiun Pasar Senen menggunakan rangkaian kereta api kelas ekonomi premium.
Untuk tujuan Yogyakarta, AirNav membuka dua rute perjalanan, yakni Pasar Senen–Lempuyangan menggunakan KA Bogowonto serta Pasar Senen–Tugu dengan KA Senja Utama.
Sementara itu, pemudik tujuan Semarang diberangkatkan menuju Stasiun Tawang menggunakan KA Tawang Jaya Premium. Adapun rute menuju Malang (Stasiun Malang Kota Baru) dilayani KA Majapahit, sedangkan tujuan Surabaya (Stasiun Gubeng) menggunakan KA Jayakarta.
Selain perjalanan mudik, AirNav juga menyediakan layanan arus balik bagi para peserta program ini. Untuk kepulangan, disiapkan satu rute perjalanan dari Stasiun Gubeng Surabaya menuju Stasiun Pasar Senen Jakarta yang akan diberangkatkan pada Minggu, 29 Maret 2026.
Kegiatan Kedua Mudik Gratis
Azizatun menjelaskan, program mudik gratis ini merupakan bagian dari kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang rutin digelar setiap tahun. Ia menambahkan, tahun ini jumlah tiket yang disediakan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.


“Ini adalah kali kedua AirNav Indonesia memfasilitasi mudik gratis menggunakan kereta api. Pada Lebaran 2025 kami menyediakan 3.000 tiket gratis. Karena antusiasme masyarakat sangat tinggi, tahun ini jumlahnya kami tambah menjadi 4.000 tiket,” katanya.
Menurut Azizatun, peningkatan jumlah peserta diharapkan dapat memperluas manfaat program sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin merayakan Lebaran bersama keluarga di kampung halaman.
“Insya Allah nilai kebermanfaatan dan keberkahannya, baik bagi masyarakat maupun bagi perusahaan, juga semakin besar,” ujarnya.
Fokus pada Keamanan dan Keselamatan
Direktur Keselamatan, Keamanan, dan Standardisasi AirNav Indonesia, Capt. Nurcahyo, yang turut hadir dalam pelepasan pemudik mengatakan pemilihan moda transportasi kereta api dalam program mudik gratis dilakukan dengan sejumlah pertimbangan.
Menurutnya, kereta api memungkinkan lebih banyak masyarakat dapat difasilitasi sekaligus membantu pemerintah mengurangi kepadatan di jalan raya saat musim mudik.
“Ketimbang mereka harus naik sepeda motor ke kampung halaman, tentunya mudik menggunakan kereta api jauh lebih aman. Selain bebas macet, perjalanan juga lebih nyaman dan waktunya lebih terprediksi,” kata Nurcahyo.
Ia menegaskan, program ini juga sejalan dengan komitmen AirNav Indonesia dalam mendukung kelancaran masa Angkutan Lebaran 2026.
AirNav, lanjutnya, telah menyiapkan seluruh aspek operasional untuk memastikan pelayanan navigasi penerbangan selama periode Lebaran berjalan aman, lancar, dan efisien.
Selain itu, perusahaan juga meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi risiko keselamatan penerbangan yang dapat muncul selama periode tersebut.
“Kami terus meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi hazard selama periode Lebaran, seperti cuaca ekstrem, abu vulkanik, balon udara liar, potensi bird strike, serta gangguan operasional bandara maupun maskapai,” jelasnya.
Baca Juga: Arus Mudik Jawa–Sumatera Mulai Padat, Penumpang Naik Lebih dari 50 Persen
Nurcahyo menambahkan, seluruh personel operasional AirNav juga diingatkan untuk meningkatkan disiplin terhadap prosedur serta memperkuat koordinasi antarunit guna menjaga keselamatan penerbangan.
“Koordinasi dan kepatuhan terhadap prosedur menjadi kunci untuk memastikan keselamatan penerbangan tetap terjaga selama periode angkutan Lebaran,” pungkasnya. (*/CHI)































