Beberapa fakta menarik muncul seiring dibangunnya Jalan Tol di Indonesia sampai Januari 2024.
Jalan tol berperan sangat besar untuk memberikan kelancaran mobilitas warga masyarakat RI.
Jalan bebas hambatan ini juga mewujudkan konektivitas antarwilayah di 5 pulau terbesar di Indonesia yakni Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Bali. Sehingga kehadiran tol ikut meningkatkan perekonomian masyarakat.

Berikut enam fakta menarik Jalan Tol yang dibangun di Indonesia sejak 1978 sampai awal tahun 2024, dilansir web BPJT:
Pertama, total panjang Jalan Tol di Indonesia telah mencapai 2.816 km.
Kedua, rincian panjang tol di tiap pulau yakni Pulau Jawa 1.782,47 km, Sumatera 865,43 km, Kalimantan 97,27 Km, Sulawesi 61,64 Km, dan Bali 10,07 km.
Ketiga, Jalan Tol yang beroperasi di Indonesia dikelola oleh 59 Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).
Keempat, Total terdapat 73 ruas Jalan Tol di mana ada 132 Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) atau yang biasa dikenal Rest Area.

Kelima, pada tahun 2023, Jalan Tol yang telah beroperasi di Indonesia sepanjang 217,77 km .
Keenam, masing-masing panjang ruas jalan tol yang sudah beroperasi sampai tahun 2023 sebagai berikut:
Sayung – Demak sepanjang 16,01 km
Jakasampurna – Marga Jaya (4,88 km)
Kukusan – Krukut (3,5 km)
Blang Bintang – Baitussalam (12,71 km)
Taruma Jaya – Cilincing (7,285 km)
Jatikarya – Cikeas (3,78 km)
Probolinggo Timur – Gending (9,08 km)
Sp. Indralaya – Prabumulih (63,5 km)
Cimalaka – Dawuan (29,165 km)
Cigombong – Cibadak (11,05 km)
Stabat – Kuala Bingai (7,55 km)
Krukut – Cinere/Limo (2,186 km)
Indrapura – Limapuluh (15,15 km)
Pamulang – Cinere (3,631 km)
Tebing Tinggi – Indrapura (22,85 km)
Indrapura – SS Indrapura (5,45 km)
(EDW)
Baca Juga: Menteri PUPR: Ruas Jalan Tol Bangkinang-Pangkalan Tuntas April 2024

























