JAKARTA, LINTAS – Lonjakan arus mudik Lebaran 2026 mulai terasa signifikan di ruas Tol Trans Jawa. PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat sebanyak 290.799 kendaraan melintas menuju arah Timur melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama selama periode H-10 hingga H-5 (11–16 Maret 2026). Angka tersebut melonjak tajam hingga 68,99 persen dibandingkan kondisi normal yang hanya mencapai 172.084 kendaraan.
Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, mengatakan peningkatan volume lalu lintas ini direspons dengan penerapan berbagai rekayasa lalu lintas guna menjaga kelancaran arus mudik.
“Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, JTT bersama Kepolisian telah menerapkan rekayasa lalu lintas berupa one way lokal tahap I dari KM 70 ruas Tol Jakarta–Cikampek hingga KM 263 ruas Tol Pejagan–Pemalang,” ujar Ria dikutip Selasa (17/3/2026).
Selain itu, rekayasa contraflow juga diberlakukan di KM 55 hingga KM 70 arah Cikampek di ruas Tol Jakarta–Cikampek. Langkah ini dilakukan untuk mengurai kepadatan kendaraan yang terus meningkat menuju jalur Trans Jawa.

Operasikan 22 Gerbang Tol
Tak hanya itu, optimalisasi layanan transaksi di gerbang tol juga dilakukan dengan mengoperasikan 22 gardu di GT Cikampek Utama secara situasional. Pengaturan ini disesuaikan dengan kondisi lalu lintas di lapangan guna meminimalkan antrean kendaraan.
Di sisi lain, JTT juga masih memberlakukan potongan tarif tol sebesar 23 persen di ruas Batang–Semarang sejak 12 hingga 31 Maret 2026. Kebijakan ini diharapkan dapat membantu mendistribusikan arus kendaraan sekaligus memberikan manfaat bagi pengguna jalan.
Sementara itu, arus kendaraan dari arah Timur menuju Jakarta melalui GT Cikampek Utama justru mengalami penurunan. Tercatat sebanyak 161.129 kendaraan melintas, turun 4,96 persen dibandingkan kondisi normal sebanyak 169.532 kendaraan.
Lonjakan di Jawa Tengah
Lonjakan volume kendaraan juga terjadi di sejumlah ruas tol lain di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Di wilayah Jawa Tengah, kendaraan menuju Semarang melalui GT Kalikangkung tercatat mencapai 153.113 kendaraan atau naik 58,34 persen. Sementara itu, arus menuju Solo melalui GT Banyumanik mencapai 184.211 kendaraan atau meningkat 33,53 persen.
Sedangkan di Jawa Timur, peningkatan terjadi di GT Warugunung dengan kendaraan menuju Surabaya mencapai 136.817 kendaraan atau naik 12,34 persen. Namun, di beberapa titik seperti GT Kejapanan Utama dan GT Singosari, arus kendaraan justru mengalami sedikit penurunan.
Jasamarga mengimbau para pengguna jalan tol untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan mudik. Pengemudi diminta memastikan kondisi kendaraan dan fisik dalam keadaan prima, serta mencukupi kebutuhan bahan bakar dan saldo uang elektronik sebelum memasuki jalan tol.
Untuk mendapatkan informasi lalu lintas terkini, masyarakat dapat menghubungi One Call Center Jasa Marga di nomor 133 atau mengakses aplikasi TRAVOY yang tersedia di perangkat iOS dan Android. (*/CHI)































