JAKARTA, LINTAS — Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta–Jawa Barat memastikan seluruh ruas jalan nasional di Provinsi Jawa Barat dalam kondisi siap dan mantap untuk melayani mobilitas masyarakat selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Kepala BBPJN DKI Jakarta–Jawa Barat, Rina Kumala Sari mengatakan, kesiapan tersebut dilakukan guna menjamin kelancaran, keamanan, dan kenyamanan perjalanan masyarakat, seiring dengan meningkatnya volume lalu lintas serta potensi gangguan akibat cuaca ekstrem pada periode akhir tahun.
Sebagai langkah strategis, BBPJN DKI Jakarta–Jawa Barat menyiapkan 23 Posko Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang ditempatkan di titik-titik strategis pada jalur utama jalan nasional di Jawa Barat. Posko-posko tersebut akan beroperasi selama 16 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.
Posko Nataru dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung bagi pengguna jalan, antara lain tempat istirahat, makanan ringan dan minuman, layanan hiburan berbasis internet, peta jalur utama dan alternatif, sistem pemantauan CCTV, perlengkapan pertolongan pertama (P3K), toilet, tempat ibadah, serta peralatan dan material siaga bencana.
Keberadaan posko ini berfungsi sebagai pusat layanan terpadu sekaligus pusat koordinasi penanganan kondisi darurat di lapangan.
“Melalui posko tersebut, masyarakat dapat memperoleh informasi terkini mengenai kondisi lalu lintas, rekomendasi jalur alternatif, serta bantuan teknis apabila terjadi gangguan perjalanan di ruas jalan nasional,” ujar Rina dikutip Rabu (24/12/2025).
Selain posko layanan, BBPJN DKI Jakarta–Jawa Barat juga menyiagakan 117 unit Disaster Response Unit (DRU) untuk mengantisipasi potensi bencana alam, seperti banjir dan tanah longsor, yang dapat mengganggu fungsi jalan nasional. DRU tersebut didukung peralatan berat, material darurat, serta personel teknis yang bersiaga selama 24 jam.
Disiagakan 31 UPR
Untuk memperkuat pemeliharaan rutin, turut disiagakan 31 Unit Pemeliharaan Rutin (UPR) yang tersebar di 23 lokasi, guna memastikan respons cepat dan berkelanjutan terhadap potensi kerusakan jalan.
Dalam menjaga kondisi perkerasan jalan agar tetap aman dan nyaman dilalui, BBPJN DKI Jakarta–Jawa Barat juga menyiapkan material aspal Tambalan Cepat Mantap (TCM). Material ini memungkinkan penanganan cepat terhadap lubang jalan, terutama saat musim hujan yang masih berpotensi terjadi selama periode Nataru.
“Kami memastikan seluruh ruas jalan nasional di Jawa Barat berada dalam kondisi mantap dan siap melayani masyarakat selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Sebanyak 23 Posko Nataru telah kami siapkan lengkap dengan dukungan personel, peralatan, Disaster Response Unit, serta material aspal TCM untuk penanganan cepat di lapangan. Koordinasi dengan seluruh Satker dan PPK terus kami perkuat agar setiap potensi gangguan dapat ditangani secara cepat, tepat, dan terukur,” tutur Rina.
Ia juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan, mematuhi rambu dan ketentuan lalu lintas, serta memanfaatkan fasilitas Posko Nataru apabila membutuhkan informasi maupun bantuan selama perjalanan. (CHI)
Baca Juga: Menko AHY Pastikan Kereta Api Siap Hadapi Lonjakan Nataru 2025/2026





