JAKARTA, LINTAS – Kereta Cepat Whoosh yang dikelola PT KCIC sebagai bagian dari KAI Group mencatat lonjakan tajam jumlah penumpang asing sepanjang Januari hingga Maret 2025.
Selama periode tersebut, tercatat 87.077 warga negara asing (WNA) menggunakan layanan kereta cepat pertama di Indonesia ini—melonjak 79,9% dibanding periode yang sama tahun lalu yang berjumlah 48.391 penumpang.
“Lonjakan ini menunjukkan bahwa Whoosh tak hanya diminati masyarakat domestik, tapi juga menjadi pilihan utama wisatawan mancanegara,” ujar Vice President Public Relations KAI Anne Purba, dalam keterangannya yang dikutip Selasa (22/4/2025).
Pertumbuhan signifikan terlihat sejak awal tahun. Pada Januari 2025, Whoosh melayani 35.881 penumpang asing, naik 167,9% dibanding Januari 2024. Di bulan Februari, jumlahnya mencapai 35.914 orang, meningkat 70,8%. Sedangkan Maret mencatat 15.282 penumpang WNA, naik 9,3% dibanding tahun sebelumnya.
Menurut Anne, peningkatan ini mencerminkan keunggulan Whoosh sebagai moda transportasi cepat, nyaman, dan mudah diakses—faktor penting bagi wisatawan internasional yang ingin menjelajah lebih banyak destinasi dalam waktu singkat.
“Dengan waktu tempuh sekitar 40 menit dari Jakarta ke Bandung, Whoosh sangat efisien bagi turis asing yang ingin mengeksplorasi Indonesia tanpa harus menghabiskan waktu di jalan,” katanya.
Warga asing yang paling banyak menggunakan Whoosh berasal dari Malaysia, diikuti Singapura dan China. Kehadiran Whoosh menjadi daya tarik tersendiri selain destinasi populer seperti Bandung.
Baca Juga: KRL Buatan Dalam Negeri Tiba di Jakarta, Siap Jalani Uji Dinamis
Kemudahan layanan turut mendukung lonjakan ini, mulai dari sistem tiket digital hingga informasi dalam dua bahasa yang mempermudah penumpang asing memahami alur perjalanan.
“Whoosh menawarkan pengalaman perjalanan kelas dunia—cepat, tepat waktu, nyaman, dan aman—dengan fasilitas berstandar internasional,” ujar Anne. (CHI)































