Home Berita KAI Operasikan 39 Trainset New Generation di Berbagai Rute

KAI Operasikan 39 Trainset New Generation di Berbagai Rute

Share

JAKARTA, LINTAS – PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus mempercepat transformasi layanan transportasi perkeretaapian melalui pengoperasian rangkaian Stainless Steel New Generation di berbagai relasi kereta api jarak jauh. Hingga saat ini, sebanyak 39 trainset atau 391 kereta hasil produksi PT INKA (Persero) telah beroperasi dan melayani pelanggan di sejumlah rute utama di Indonesia.

Pengoperasian rangkaian tersebut merupakan bagian dari program modernisasi sarana penumpang KAI yang dimulai sejak 2023. Secara keseluruhan, KAI mengadakan 612 unit kereta Stainless Steel New Generation dengan nilai kontrak mencapai Rp5,505 triliun dan ditargetkan rampung pada 2027.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengatakan program pengadaan kereta New Generation merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman bagi pelanggan.

“Program pengadaan 612 kereta New Generation merupakan investasi jangka panjang KAI untuk memperbarui sarana penumpang secara bertahap. Setiap trainset yang beroperasi menghadirkan standar kenyamanan yang lebih baik dan menjadi bagian dari pengembangan layanan yang terus kami lakukan,” kata Anne dikutip Selasa (9/6/2026).

Kenyamanan Perjalanan

Kereta Stainless Steel New Generation hadir dengan berbagai peningkatan fasilitas yang dirancang untuk menunjang kenyamanan perjalanan. Di antaranya kursi ergonomis dengan fitur reclining seat hingga 135 derajat, revolving seat yang dapat disesuaikan dengan arah perjalanan, ruang kaki yang lebih lega, foot rest, meja lipat, USB port dan stop kontak di setiap kursi, serta pintu geser otomatis.

Pada sejumlah layanan tertentu, pelanggan juga dapat menikmati fasilitas tambahan seperti Passenger Information Display System (PIDS), kabin yang lebih senyap, toilet dengan foot washer, musala, baby care desk atau meja ganti popok bayi, hingga selimut untuk perjalanan malam dengan waktu tempuh tertentu.

Menurut Anne, proses pengadaan dan pengoperasian rangkaian New Generation juga menjadi sarana evaluasi berkelanjutan bagi perusahaan. Berbagai masukan dari pelanggan maupun petugas operasional digunakan untuk menyempurnakan desain dan fasilitas pada trainset berikutnya.

“Selama proses delivery dan pengoperasian rangkaian New Generation, kami menerima banyak masukan dari pelanggan maupun petugas operasional. Berbagai masukan tersebut menjadi bahan evaluasi bersama sehingga penyempurnaan terus dilakukan pada trainset-trainset berikutnya,” katanya.

612 Kereta

Ia menjelaskan, penyempurnaan dilakukan secara bertahap pada berbagai aspek yang berkaitan dengan kenyamanan pelanggan, mulai dari detail interior, konfigurasi ruang penumpang, fasilitas pendukung perjalanan, hingga komponen sarana lainnya yang memengaruhi pengalaman selama berada di dalam kereta.

Program pengadaan 612 kereta tersebut terdiri atas 297 kereta kelas eksekutif, 199 kereta ekonomi, 57 kereta makan, 57 kereta pembangkit, dan 2 kereta bagasi.

Saat ini, modernisasi sarana telah menjangkau berbagai segmen layanan, mulai dari kereta kelas eksekutif, kelas campuran eksekutif dan ekonomi, hingga layanan ekonomi. Semakin luasnya cakupan relasi yang menggunakan rangkaian New Generation memungkinkan lebih banyak pelanggan menikmati standar kenyamanan yang lebih tinggi selama perjalanan.

Untuk layanan kelas eksekutif, rangkaian Stainless Steel New Generation telah beroperasi pada KA Argo Dwipangga, Argo Lawu, Argo Anggrek, Argo Sindoro, Argo Wilis, Argo Semeru, Bima, Taksaka, Argo Muria, Turangga, Parahyangan, dan Gajayana.

Kereta Campuran Eksekutif

Sementara itu, layanan kelas campuran eksekutif dan ekonomi telah diterapkan pada KA Lodaya, Mataram, Bogowonto, Batavia, Gumarang, Jayabaya, Gaya Baru Malam Selatan, Fajar Utama Solo, Senja Utama Solo, Tegal Bahari, Ranggajati, Cirebon Fakultatif, Bangunkarta, dan Singasari.

Adapun untuk layanan ekonomi, rangkaian Stainless Steel New Generation saat ini telah beroperasi pada KA Jaka Tingkir, Progo, dan Majapahit.

Anne menegaskan, hingga program pengadaan selesai pada 2027, jumlah trainset New Generation yang beroperasi akan terus bertambah sehingga semakin banyak pelanggan yang dapat merasakan peningkatan kualitas layanan KAI.

“Pelanggan saat ini semakin memperhatikan kualitas pengalaman perjalanan. Karena itu, KAI terus melakukan pengembangan sarana secara berkelanjutan. Seiring bertambahnya jumlah trainset yang diterima dan dioperasikan hingga seluruh program selesai, semakin banyak pelanggan yang dapat menikmati perjalanan dengan standar kenyamanan New Generation,” tutur Anne. (CHI)

Baca Juga: Sekolah Rakyat Jember Miliki Lapangan Berstandar FIFA

Oleh:

Share