JAKARTA, LINTAS – PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) terus menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan masyarakat lewat peluncuran program terbaru bertajuk ‘Transjakarta BERDAYA’, hasil kolaborasi dengan Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Provinsi DKI Jakarta.
Program ini merupakan bagian dari implementasi pilar Bersih, Berdaya, dan Bestari dalam agenda keberlanjutan (sustainability program) Transjakarta. Fokus utamanya adalah menciptakan kesempatan belajar sekaligus pengalaman kerja nyata melalui skema magang sebagai Pramusapa—petugas layanan pelanggan yang menjadi garda terdepan dalam operasional Transjakarta.
Peluncuran program ini dilakukan di Kantor Pusat Transjakarta, Cawang, Jakarta Timur, dan diresmikan langsung oleh PLH Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta, Purnomo. Turut hadir Direktur Keuangan, SDM, dan Umum Transjakarta, Mayangsari Dian Irwantari, beserta jajaran manajemen.
“Transjakarta BERDAYA adalah inisiatif strategis untuk pengembangan talenta muda melalui pemagangan terstruktur. Ini bagian dari upaya pemberdayaan SDM sekaligus wujud nyata sinergi antara dunia usaha dan pemerintah,” ujar Mayangsari Dian Irwantari, dalam keterangannya di Jakarta.

Mendapat Pembekalan
Program magang ini menyasar warga berusia 18–25 tahun, dengan pendidikan minimal SMA/K dan ber-KTP DKI Jakarta. Proses seleksi dilakukan secara ketat, dengan peserta batch pertama berasal dari lulusan pelatihan di Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Timur.
Sepanjang masa magang selama 12 bulan, peserta akan menjalani berbagai pembekalan seperti pelatihan dalam kelas (in-class), simulasi peran (roleplay), hingga observasi langsung di rute-rute Transjakarta sebelum diterjunkan ke lapangan.
Baca Juga: Rekonstruksi Selesai, Akses Tol JORR Arah Cikunir Kembali Lancar
Peserta magang akan mendapatkan berbagai fasilitas pendukung, antara lain:
- Uang saku bulanan
- Program jaminan sosial (BPJS Kesehatan, JKK, dan JKM)
- Seragam dan pelatihan intensif
- Pendampingan dari mentor berpengalaman
- Sertifikat resmi setelah program selesai
Mayang berharap program ini dapat menjadi langkah awal menciptakan SDM yang unggul, kompeten, serta siap bersaing di dunia kerja. “Kami ingin program ini terus berkelanjutan agar semakin banyak anak muda yang bisa berkontribusi sekaligus berkembang bersama Transjakarta,” tambahnya.
Program ini juga merujuk pada Permenaker No. 6 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Pemagangan di Dalam Negeri, sebagai bentuk pelaksanaan praktik kerja yang mengacu pada standar dan regulasi nasional. (*/CHI)
























