JAKARTA, LINTAS – PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) memastikan pelayanan tetap optimal selama periode Lebaran 2026. Bahkan, pada momentum Hari Raya Idulfitri mendatang, tarif Transjakarta rencananya akan digratiskan sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mendukung mobilitas warga di hari besar keagamaan.
Direktur Utama PT Transjakarta, Welfizon Yuza, menyampaikan bahwa kebijakan tarif gratis saat Lebaran telah disampaikan oleh Gubernur DKI Jakarta dalam sejumlah kesempatan.
“Kita tinggal menunggu pengumuman resminya, apakah berapa hari dan mulai tanggal berapa. Namun komitmen untuk menggratiskan transportasi publik pada hari besar keagamaan sudah disampaikan,” ujar Welfizon dalam acara buka puasa bersama media, Selasa (3/3/2026).
Komitmen Transportasi Publik di Hari Besar
Menurut Welfizon, kebijakan penggratisan layanan transportasi publik telah menjadi komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam memeriahkan dan mendukung perayaan hari besar keagamaan. Sebelumnya, kebijakan serupa juga diberlakukan saat Natal, Imlek, hingga menyambut Ramadan.
“Komitmen untuk selalu mengedepankan transportasi publik di hari-hari besar sudah diumumkan untuk digratiskan,” jelasnya.
Penyesuaian Jam Operasional saat Hari H Lebaran
Belajar dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, Transjakarta juga akan melakukan penyesuaian jam operasional pada Hari Raya Idulfitri. Hal ini dilakukan agar para karyawan, khususnya pramudi, dapat menjalankan ibadah Salat Id dengan nyaman.
Biasanya, layanan pada Hari H Lebaran akan mulai beroperasi lebih siang, sekitar pukul 09.00 atau 10.00 WIB.
“Pada pagi hari rata-rata masyarakat menjalankan salat Id dan bersilaturahmi. Jadi nanti kita sesuaikan jam operasinya,” kata Welfizon.
Antisipasi Lonjakan ke Destinasi Wisata
Selain penyesuaian jam operasional, Transjakarta juga mengantisipasi peningkatan mobilitas warga selama libur Lebaran yang relatif panjang. Fokus utama adalah rute menuju destinasi wisata yang diprediksi mengalami lonjakan penumpang.
Beberapa titik yang menjadi perhatian antara lain, kawasan Ancol, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Kebun Binatang Ragunan, Pantai Indah Kapuk (PIK).
Rute-rute tersebut akan diperkuat dengan penambahan armada sesuai kebutuhan di lapangan.
Destinasi seperti Ragunan bahkan kerap mengalami lonjakan signifikan pada hari kedua dan ketiga Lebaran karena harga tiket yang terjangkau dan kapasitas area yang luas.
“Kita sedang mempelajari kemungkinan adanya rute direct langsung ke Ragunan. Misalnya dari Koridor 13, dari Ciledug bisa langsung ke Ragunan. Itu sedang kita siapkan dengan koordinasi bersama Dinas Perhubungan,” ungkap Welfizon.
Fleksibel dan Situasional
Meski akan ada penambahan armada di titik krusial, Welfizon menegaskan bahwa secara umum permintaan penumpang di seluruh rute justru cenderung menurun saat Lebaran, karena sebagian warga mudik ke luar kota.
Karena itu, armada yang tersedia dapat dialokasikan ulang untuk memperkuat rute-rute menuju kawasan wisata.
“Penambahannya sangat situasional. Secara total, demand di semua rute relatif rendah saat Lebaran. Jadi armada bisa kita alokasikan ke rute yang memang membutuhkan,” jelasnya. (CHI)
Baca Juga: Transjakarta Siapkan Rute Baru Blok M–Bandara Soeta, Target Operasi Jelang Lebaran
































