Home Berita Tiga Bendungan PSN di Jawa Tengah Selesai 2024

Tiga Bendungan PSN di Jawa Tengah Selesai 2024

Share

Jakarta, Lintas – Tiga dari enam bendungan yang dibangun di Jawa Tengah akan selesai pada 2024. Sisanya akan bisa diselesaikan pada 2026. Ketiga bendungan itu, pertama, Bendungan Jlantah di Kabupaten Karanganyar. Kedua, Bendungan Bener di Kabupaten Purworejo. Ketiga, Bendungan Jragung di Kabupaten Semarang.

Hal itu disampaikan oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam rapat koordinasi daring tentang pembangunan PSN di Jawa Tengah, Senin (17/7/2023).

“Untuk tiga bendungan yang sudah konstruksi Insya Allah tahun 2024 selesai semua. Karena Bendungan Karangnongko baru, Insya Allah mulai pekerjaan fisik 2023 dan diharapkan selesai 2026. Saat ini masih terus kami laksanakan dan masih bisa dilaksanakan melalui PSN,” kata Menteri Basuki dikutip dari rilis pers, Senin.

Pertumbuhan Ekonomi

Berdasarkan Peraturan Menko Perekonomian No 21/2022, terdapat 14 proyek strategis nasional di Jawa Tengah yang dikerjakan Kementerian PUPR. PSN itu terdiri dari 6 bendungan, 1 jaringan irigasi, 4 jalan tol, 2 Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). Termasuk infrastruktur dasar pendukung Kawasan Indutri Terpadu (KIT) Batang.

Basuki berharap, kementerian yang dipimpinnya secara bertahap terus menyelesaikan pembangunan infrastruktur PSN di Provinsi Jawa Tengah. Hal itu agar daya saing bangsa semakin meningkat serta memacu pertumbuhan ekonomi nasional. Termasuk ekonomi regional yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan atau sustainable.

Dijelaskan Basuki, bendungan yang masuk PSN di Jawa Tengah sudah diselesaikan, yakni Bendungan Pidekso di Kabupaten Wonogiri. Sudah digenangi air sejak 2021. Kemudian Bendungan Randugunting di Kabupaten Blora juga sudah digenangi air.

Rakor dipimpin Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Juga dihadiri Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Raja Juli Antoni. Hadir juga Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan Novie Riyanto, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, serta perwakilan dari Kementerian/Lembaga.

Adapun Bendungan Karangnongko di Kabupaten Blora, kata Basuki, kini sedang dalam tahap persiapan.

Sistem PAM

Selain bendungan, infrastruktur PSN di Jawa Tengah yang sudah selesai lainnya adalah SPAM Semarang Barat. SPAM ini memiliki manfaat meningkatkan layanan air minum sebesar 70.000 sambungan rumah (SR) dengan kapasitas 1.000 liter/detik.

Sumber air baku SPAM Semarang Barat berasal dari Bendungan Jatibarang. Disalurkan melalui jaringan perpipaan air baku sepanjang 2.500 meter. Jaringan perpipaan distribusi (utama dan pembagi) sepanjang 53.500 meter.

Kementerian PUPR kini juga tengah menyelesaikan 6 infrastruktur PSN dalam tahap konstruksi. Keenam infrastrukuter itu yakni Jaringan Irigasi untuk Daerah Irigasi Glapan dengan target selesai 2024. Jalan Tol Yogyakarta-Bawen, Jalan Tol Solo-Yogyakarta-Bandara YIA (Yogyakarta International Airport) Kulon Progo. Jalan Tol Semarang-Demak, SPAM Wasusokas (Wonogiri, Surakarta, Sukoharjo dan Karanganyar). Selanjutnya, dukungan infrastruktur KIT Batang berupa pekerjaan Instalasi Pengolahan Air (IPA) dan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

“Pembangunan Jalan Tol Solo-Yogyakarta untuk wilayah Jawa Tengah ditargetkan selesai 2024. Sampai dengan Purwomartani, jadi sudah lewat Klaten,” kata Menteri Basuki.

Jalan Tol Solo-Yogyakarta untuk wilayah Jawa Tengah. | Dok. Kementerian PUPR

Secara nasional, hingga Juli 2023, Kementerian PUPR menyelesaikan 34 infrastruktur PSN meliputi 21 bendungan. 9 jalan tol, 3 SPAM, dan 1 sektor pendidikan.

Saat ini, Kementerian PUPR tengah mengerjakan 71 PSN. Meliputi 26 bendungan, 8 jaringan irigasi, 1 tanggul pantai, 1 penyediaan air baku. Khusus Bina Marga sebanyak 29 jalan tol; bidang Cipta Karya sebanyak 2 SPAM, dan Jakarta Sewerage System. Bidang Perumahan sebanyak 2 PSN dan dukungan Kawasan KIT Batang. (HRZ)

Oleh:

Share