Home Berita Tarif Transjakarta Rute Kalideres-Bandara Soekarno Hatta Belum Diputuskan

Tarif Transjakarta Rute Kalideres-Bandara Soekarno Hatta Belum Diputuskan

Share

JAKARTA, LINTAS — Tarif Transjakarta rute Kalideres ke Bandara Soekarno-Hatta atau Soetta belum diputuskan alias masih gratis sejak uji coba empat bulan lalu.

Direktur Utama PT Transjakarta Welfizon Yuza menyatakan, hal itu menunggu keputusan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

“Saat ini kami masih menunggu ketetapan tarifnya dari Pemprov DKI,” ujarnya.

Welfizon mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta masih membahas soal besaran tarif tersebut.

Bus Transjakarta. Majalah Lintas/Agustinus Mendrofa
Bus Transjakarta. Majalah Lintas/Agustinus Mendrofa

Sebagai perseroan daerah, tentu Transjakarta menunggu arahan dan keputusan dari Pemprov DKI Jakarta.

“Prosesnya sedang berjalan di sana (Pemprov). Kami akan tunggu begitu sudah ditetapkan langsung eksekusi,” ujar Welfizon dalam acara peluncuran 22 armada baru bus listrik Transjakarta.

Baca juga: Halte Gatot Subroto Direvitalisasi, Transjakarta Siapkan Bus Stop

Uji coba layanan bus Transjakarta rute Terminal Kalideres-Bandara Soetta dilakukan sejak 5 Juli 2023.

Operasional layanan ini dimulai pada jam 05.30-09.00 dan jam 16.30-22.00 WIB.

Penumpang tetap harus melakukan tap Kartu Uang Elektronik (KUE) saat naik, tapi tak terpotong saldonya.

Rute Baru Bus Listrik Transjakarta

Transjakarta menambah 22 armada bus listrik, sehingga kini total berjumlah 96 unit yang beroperasi.

Welfizon menyebut armada-armada bus listrik baru tersebut nantinya akan dioperasikan di jaringan non-BRT.

Bus Listrik Transjakarta.
Bus Listrik Transjakarta.

Rute-rutenya yakni Stasiun Manggarai-Universitas Indonesia (4B) dan TU Gas-Bundaran Senayan(4C).

Kedua rute tersebut belum pernah dilewati bus listrik Transjakarta sebelumnya.

Transjakarta sekaligus ingin memberikan pengalaman kepada masyarakat di rute ini naik bus listrik yang sangat bersih dan bebas polusi udara.

“Ini komitmen kami dalam menghadirkan layanan yang aman dan bertanggung jawab pada lingkungan. Sesuai acuan kami Bersih, Berdaya, Bestari,” ujar Welfizon Yuza.

“Khususnya pada aspek Bersih, kita secara bertahap telah melakukan elektrifikasi armada dan memberdayakan operator yang sudah ada,” tuturnya. (ATO)

Baca Juga: Transjakarta Tambah 22 Bus Listrik, Waktu Cas Hanya 2 Jam

Share