Lintas – Liburan menggunakan kereta api memiliki keasyikan tersendiri. Selain menikmati pemandangan sepanjang perjalanan, stasiun kereta api juga bisa menambah kenyamanan dan keseruan. Sejumlah stasiun kereta api yang keren di Indonesia bisa kamu kunjungi saat ingin liburan ke suatu tempat.
Stasiun kereta api yang keren tak hanya terlihat dari bangunannya yang modern. Stasiun kereta api yang berusia tua justru menjadi daya tarik tersendiri. Berbagai fasilitas di dalamnya juga penting agar membuat calon penumpang merasa nyaman.
Berikut adalah beberapa stasiun kereta api terkeren di Indonesia.
Stasiun Gambir
Stasiun Gambir di Jakarta patut dikedepankan dalam daftar ini. Sebenarnya, stasiun ini telah ada sejak tahun 1930-an. Dahulu, stasiun ini bernama Stasiun Koningsplein. Pada tahun 1990-an, stasiun tersebut mengalami renovasi besar-besaran. Kini, Stasiun Gambir terdiri dari tiga lantai. Lantai pertama untuk area antar-jemput, gerai ATM, aula utama, loket, restoran, dan toko. Sejumlah restoran dan toko juga terdapat di lantai dua. Lantai ketiga terdapat peron yang terdiri dari empat jalur. Oh iya, Stasiun Gambir hanya melayani kereta api bisnis dan eksekutif.

Stasiun Gambir Jakarta (Foto dok. Wikimedia)
Stasiun Pasar Senen
Stasiun Pasar Senen di Jakarta juga berusia tua. Stasiun ini sudah didirikan sejak tahun 1916. Namun, stasiun ini masih tetap keren. Stasiun Pasar Senen dilengkapi dengan berbagai fasilitas, seperti gerai ATM, restoran, loket, dan toko. Stasiun ini termasuk stasiun tersibuk di Indonesia. Stasiun ini makin padat saat periode mudik Idul Fitri.

Stasiun Pasar Senen Jakarta (Foto dok. Wikimedia – Syaifan Bahtiar Nirwansyah)
Stasiun Bandung
Aula besar terdapat di Stasiun Bandung. Oleh sebab itu, stasiun ini juga disebut Stasiun Hall. Stasiun ini juga memiliki sebuah dipo lokomotif kereta api. Dipo lokomotif ini merupakan tempat pemeriksaan, pemeliharaan, dan perbaikan ringan lokomotif.

Stasiun Bandung (Foto dok. Wikimedia)
Stasiun Tugu
Stasiun Tugu di Yogyakarta juga tak kalah keren. Stasiun ini kental dengan nuansa Jawa. Uniknya, Stasiun Tugu memiliki terowongan yang menghubungkan peron selatan dengan akses keluar via Pasar Kembang.
Stasiun Solo Balapan
Pembangunan Stasiun Solo Balapan dimulai pada tahun 1864. Stasiun ini berlokasi di atas lahan pacuan kuda yang merupakan alun-alun utara Pura Mangkunegaran. Kemudian, Stasiun Solo Balapan mendapatkan lahan pengganti di kawasan Manahan dari keluarga Kasunanan Surakarta. Kini, stasiun ini melayani kelas bisnis, eksekutif, ekonomi, dan komuter ke berbagai tujuan. Stasiun Solo Balapan juga tercatat sebagai cagar budaya.

Stasiun Solo Balapan (Foto dok. Wikimedia – Alqhaderi Aliffianiko)
Stasiun Surabaya Gubeng
Stasiun Surabaya Gubeng memiliki sejarah panjang. Stasiun ini mulai dibangun sekitar tahun 1870. Lebih keren lagi, stasiun ini telah ditetapkan sebagai Bangunan Stasiun Cagar Budaya. Kini, stasiun yang juga memiliki dipo lokomotif kereta api ini memiliki enam jalur utama.

Stasiun Surabaya Gubeng (Foto dok. Wikimedia – Fandy Aprianto Rohman)
Stasiun Bandara Kuala Namu
Stasiun Bandara Kuala Namu memiliki arsitektur modern. Tampilan fisiknya dipenuhi kaca dan minimalis. Tak heran jika stasiun ini terlihat keren. Selain tampilan keren, Stasiun Kuala Namu juga memiliki akses ke pusat Kota Medan. (SA)
Baca juga:
Sejarah Kereta Api di Indonesia
Yuk, Intip 7 Jalur Kereta Api Terindah di Indonesia































