JAKARTA, LINTAS – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta menghadirkan fasilitas yang mendukung aktivitas digital selama perjalanan. Seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk tetap terhubung secara daring, KAI menyediakan sarana penunjang di stasiun maupun di dalam kereta.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan bahwa konektivitas digital kini menjadi bagian dari kebutuhan perjalanan modern. Menurutnya, pelanggan tidak hanya bepergian, tetapi juga tetap menjalankan aktivitas kerja, belajar, hingga komunikasi secara online.
“Seiring perkembangan gaya hidup digital, pelanggan kini tidak hanya melakukan perjalanan, tetapi juga tetap menjalankan aktivitas secara online. Karena itu, kami menyediakan fasilitas yang mendukung kebutuhan tersebut baik di stasiun maupun di dalam kereta,” ujar Franoto, Jumat (24/4/2026).
Di area stasiun, pelanggan dapat memanfaatkan charging station yang tersedia di ruang tunggu. Sejumlah stasiun juga telah dilengkapi coworking space yang memungkinkan pelanggan bekerja dengan lebih nyaman sebelum keberangkatan.




Stop Kontak di Kereta
Sementara itu, di dalam kereta, tersedia terminal stop kontak di bawah jendela. Khusus kereta kelas eksekutif, stop kontak juga tersedia di area kursi di bawah sandaran tangan, sehingga mudah dijangkau tanpa mengganggu kenyamanan penumpang.
Namun, KAI menegaskan bahwa seluruh fasilitas tersebut harus digunakan sesuai peruntukannya. Stop kontak di dalam kereta hanya diperuntukkan bagi perangkat berdaya rendah seperti telepon seluler, laptop, tablet, dan perangkat pendukung lainnya.
Imbauan ini disampaikan menyusul viralnya penggunaan alat listrik berdaya tinggi untuk memasak di dalam kereta. Tindakan tersebut dinilai sebagai penyalahgunaan fasilitas yang berpotensi membahayakan keselamatan perjalanan.
“Daya listrik di dalam kereta diprioritaskan untuk fasilitas utama seperti AC, penerangan, sistem pintu otomatis, serta perangkat informasi penumpang. Tidak tersedia kapasitas tambahan untuk penggunaan alat listrik berdaya besar,” jelas Franoto.
Ia menambahkan, penggunaan perangkat seperti rice cooker, hair dryer, atau alat pemanas lainnya berisiko menimbulkan kelebihan beban listrik yang dapat menyebabkan gangguan sistem, korsleting, hingga potensi kebakaran.
Penyalahgunaan Melanggar Aturan
“Kami menegaskan bahwa setiap fasilitas merupakan bagian dari sistem pelayanan yang harus dijaga bersama. Penyalahgunaan fasilitas tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga membahayakan keselamatan seluruh pelanggan,” ujar Franoto.
KAI mengajak seluruh penumpang untuk memanfaatkan fasilitas secara bijak dan bertanggung jawab. Kepatuhan terhadap aturan dinilai menjadi kunci untuk menciptakan perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan tertib.
“Kenyamanan dan keselamatan perjalanan bukan hanya tanggung jawab KAI, tetapi juga seluruh pelanggan. Mari bersama-sama menjaga fasilitas yang ada demi kebaikan bersama,” kata Franoto. (CHI)
Baca Juga: Longsor Tutup Jalan Pameu–Geumpang Aceh, Kementerian PU Kerahkan Alat Berat































