JAKARTA, LINTAS — Promo diskon tarif LRT Jabodebek terbukti mampu meningkatkan jumlah penumpang di akhir pekan dan hari libur.
Manager Humas LRT Jabodetabek Kuswardoyo mengatakan, ada peningkatan penumpang yakni sebanyak lebih dari 6 persen setelah ada promo diskon itu.
“Kebetulan kemarin Kemenhub baru menginformasikannya malam hari tarif promo itu. Tapi, ternyata di hari Minggu kita mendapatkan kenaikan penumpang kurang lebih hampir 5-6 persen, padahal kita baru informasikan malam hari,” ujar Kuswardoyo dalam keterangannya, Kamis (26/10/2023).
Baca juga: LRT Jabodebek Beri Promo Diskon di Akhir Pekan dan Hari Libur
Kuswardoyo mengatakan masih banyak masyarakat menggunakan LRT untuk bepergian pada hari libur dan jalan-jalan.

Pada saat tarif promo maksimal Rp 20.000, jumlah penumpang LRT Jabodebek yakni 37.000-38.000 orang.
Sedangkan saat diskon promo maksimal Rp 10.000, jumlah penumpang naik menjadi 47.000 pada akhir pekan dan hari libur atau hari besar.
“Saya pernah bilang bahwa 10.000 (penumpang) ini memang rata-rata untuk vacation, jalan-jalan. Ternyata memang betul seperti itu. Karena bahkan ketika kemarin kita mengurangi jumlah perjalanannya, jumlah penumpangnya tetap stabil di kisaran 35.000 sampai 36.000 penumpang,” ujarnya.
Kepadatan dan Promo LRT Jabodebek
Kepadatan LRT Jabodebek berada di jam-jam tertentu yakni antara jam 05.00-10.00 WIB. Lalu, jam 16.00-20.00 WIB.
Kuswardoyo menjelaskan peningkatan jumlah penumpang tersebut terjadi di saat LRT Jabodebek beroperasi belum maksimal. Jadi, jumlah penumpang LRT masih bisa ditingkatkan.
Diketahui LRT Jabodebek memberlakukan tarif promo diskon yang berlaku sejak Minggu (22/10/2023).

Tarif ini berlaku untuk perjalanan setiap hari Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional.
Tarif promo ini untuk jarak terdekat sebesar Rp 3.000 dan jarak terjauh sebesar Rp 10.000. (ATO)
Baca Juga: Jelang Stasiun Cawang, LRT Jabodebek Mendadak Mandek Hampir 25 Menit

























