BALI, LINTAS – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengharapkan Presiden Tajikistan hadir pada World Water Forum Ke-10 di Bali, Mei 2024.
Hal itu disampaikan Basuki saat pertemuan bilateral dengan delegasi Tajikistan di sela-sela kegiatan 2nd Stakeholder Consultation Meeting (SCM) World Water Forum ke-10 di Bali, Jumat (13/10/2023).
Pada pertemuan tersebut , delegasi/perwakilan dari Tajikistan dipimpin oleh Sulton Rahimsoda
selaku Chairman of the International Fund for Saving Aral Sea (IFAS).
“Saya ingin mengundang Presiden Tajikistan untuk ikut serta dalam World Water Forum ke-10 di Bali pada pertemuan pernyataan komitmen pimpinan negara terkait semangat kerja sama pengelolaan air,” kata Basuki dikutip dari siaran pers, Sabtu (14/10/2023).
Kepada Sulton Rahimsoda, Basuki juga mengharapkan agar fokus pada aksi nyata para peserta yang datang untuk membuat komitmen baru tentang pengelolaan air.
“Sangat membantu jika semua komitmen tersebut tertuang dalam satu dokumen,” ujarnya.

Dukungan Indonesia
Merespons Basuki, Sulton juga menyampaikan harapannya agar Pemerintah Indonesia, khususnya Menteri Basuki, dapat ikut berpartisipasi dalam Conference of the Parties (COP) ke-28 atau United Nations Climate Change Conference yang akan diadakan November mendatang di Dubai.
“Di COP 28 sektor pengelolaan air sudah menjadi hal penting yang terkait dengan perubahan iklim, untuk itu kami butuh keterlibatan Bapak Menteri dan tim dalam mendorong pembahasan yang lebih mendalam terkait pengelolaan air dan hubungannya dengan perubahan iklim,” kata Sulton.
Menjawab hal tersebut, Menteri Basuki menyatakan Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri telah menyiapkan pernyataan resmi Presiden RI Joko Widodo pada COP 28 yang menyatakan pentingnya pengelolaan air sebagai salah satu langkah menghadapi perubahan iklim.
“Hal ini beriringan dengan pernyataan Presiden yang akan mendorong fokus ke pengelolaan air di COP 28. Saya juga sudah sampaikan ke Ibu Menlu untuk memasukkan pentingnya pengelolaan air di COP 28,” kata Menteri Basuki. (*/HRZ)
Baca Juga: Menjelang WWF 2024 di Bali, Indonesia Sepakati Empat Kerja Sama Regional































