JAKARTA, LINTAS — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melanjutkan pembangunan pengaman Pantai Raha di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara. Upaya ini dilakukan untuk melindungi kawasan pesisir dari risiko banjir rob, abrasi, dan erosi.
“Sepanjang 706 meter telah dibangun tahun lalu. Tahun ini ditambah 1,6 kilometer agar air pasang tak sampai ke jalan,” ujar Menteri PU Dody Hanggodo saat kunjungan ke Sulawesi Tenggara, Minggu (13/7/2025).
Dari keterangan tertulis, Dody mengatakan, Pantai Raha merupakan salah satu titik rawan di pesisir Muna. Gelombang tinggi kerap mengancam permukiman dan fasilitas umum. Pemerintah menargetkan kawasan ini memiliki sistem pengaman pantai yang terintegrasi dan tahan jangka panjang.

Baca Juga: Menteri PU: Jembatan Buton–Muna Dibangun Tahun 2026
Guna memperkuat perlindungan, Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi IV Kendari juga telah mengusulkan penanganan tambahan di tiga lokasi zona pias, yaitu Pias 1, 2, dan 4B. Ketiganya memiliki total panjang 3.693 meter. Zona pias ini akan menjadi penyangga utama sistem pertahanan pantai.
Pembangunan pengaman Pantai Raha bertujuan melindungi berbagai aset penting di kawasan itu. Di antaranya jalan kabupaten sebagai jalur ekonomi utama, Masjid Agung Raha, sarana olahraga, permukiman sebanyak 632 kepala keluarga, pasar, pelabuhan, serta kawasan perkantoran.
Garis pantai yang dilindungi sepanjang 6,1 kilometer. Jika proyek ini selesai, banjir rob dan abrasi yang sebelumnya mengancam bisa ditekan secara signifikan.
Bukti Keseriusan
Bupati Muna Barat La Ode Darwin mengapresiasi langsung langkah pemerintah pusat. Ia menyebut kehadiran Menteri PU sebagai bukti nyata keseriusan dalam membangun kawasan timur Indonesia.

“Kami berharap usulan yang telah disampaikan dapat segera direalisasikan,” ujar Bupati Darwin.
Dalam kunjungan Sulawesi Tenggara kali ini, Dody juga menyampaikan bahwa pemerintah mempercepat penanganan jalan rusak di Kabupaten Muna Barat, serta akan membangun Jembatan Buton–Muna yang akan dimulai tahun depan (2026). (HRZ)
Baca Juga: Perbaikan Jalan Rusak Dipercepat, Ekonomi Muna Barat Didongkrak

























