JAKARTA, LINTAS – Penumpang Kereta Cepat Whoosh tinggalkan ratusan barang yang semuanya telah diamankan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).
General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan pihaknya telah mengamankan 582 barang tertinggal milik penumpang.
“Secara keseluruhan nilai total barang-barang tersebut diperkirakan mencapai Rp 500 juta. Sistem yang dibangun dan petugas yang profesional membuat pengembalian barang ke penumpang rata-rata hanya membutuhkan waktu lebih kurang 1 jam sejak dilaporkan,” papar Eva dalam keterangan KCIC, Rabu (17/1/2024).
“Namun, tentunya kami juga membutuhkan kerja sama dari penumpang agar segera melaporkan jika terdapat barang tertinggal,” sambung dia.
Baca juga: Kereta Cepat Whoosh Solusi Hindari Kemacetan Jakarta-Bandung
Eva menyebutkan, berbagai barang tertinggal langsung didata dan disimpan pada sistem lost and found, sehingga proses pencarian barang semakin mudah.
Adapun barang yang tertinggal cukup beragam mulai dari laptop, ponsel, uang tunai, perhiasan, aksesoris, koper, tas, alat makan dan minum, hingga dokumen pribadi.

Kereta Cepat Whoosh Aman
“Bagi penumpang yang merasa ketinggalan barang, dapat menghubungi cs@kcic.id atau langsung bertemu petugas yang ada di stasiun maupun di kereta. Sampaikan deskripsi barang yang hilang, waktu kejadian, dan nomor tiket jika yang bersangkutan merupakan penumpang,” tutur Eva.
Ia juga menekankan bahwa Whoosh merupakan kereta yang aman dan proses pengembalian barang bakal dilakukan dengan cepat.
Tapi, di sisi lain, Eva juga meminta agar penumpang menjaga barang-barangnya untuk menghindari ketertinggalan.
“Khususnya pada saat akan turun kereta, penumpang agar memeriksa kembali seluruh barang bawaan di area rak bagasi dan pada kursi penumpang,” imbuh dia. (TNO)
Baca Juga: Cerita Petugas Kereta Cepat Whoosh Melayani Penumpang yang Makin Banyak






























