Ada yang berbeda di sejumlah stasiun kereta api dalam menyambut Ramadan dan Idulfitri tahun ini, PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menghadirkan suasana khas Lebaran di berbagai stasiun dengan dekorasi tematik yang menarik.
Tak hanya itu, beberapa kereta api unggulan juga tampil istimewa dengan Livery Tematik Idulfitri 1446H, menciptakan pengalaman perjalanan yang semakin berkesan bagi para pelanggan.
Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menyampaikan bahwa ornamen tematik ini bertujuan untuk menghadirkan atmosfer Ramadan dan Idulfitri yang lebih meriah, baik di perjalanan maupun di stasiun.
“Kami ingin para pelanggan merasakan semangat Ramadan dan Idulfitri sejak tiba di stasiun. Dengan dekorasi tematik ini, suasana perayaan semakin terasa, menjadikan perjalanan lebih hangat dan penuh kebersamaan,” ujar Anne.
Kolaborasi dengan Karya Anak Bangsa
Dekorasi tematik ini merupakan hasil kolaborasi antara KAI dengan Kementerian BUMN, Kementerian Ekonomi Kreatif, serta kreator lokal seperti Pionicorn, Komik Ga Jelas, dan karakter Si Bedil serta Susi and Friends.
Dengan mengusung tema “Bersama KAI Menyambung Silaturahmi”, ornamen ini diharapkan dapat menghadirkan keceriaan dan memperkuat makna kebersamaan di momen spesial ini.
Setiap ornamen di stasiun menampilkan elemen khas Ramadan, seperti ketupat, masjid, serta motif Islami dengan warna-warna cerah yang semakin menambah semarak suasana.

Tak hanya itu, KAI juga menyediakan photobooth bertema Lebaran di beberapa stasiun, menghadirkan karakter populer Si Bedil dan Susi and Friends. Kehadiran mereka menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi anak-anak yang ingin mengabadikan momen perjalanan mudik mereka.
Tingginya minat masyarakat terhadap perjalanan mudik dengan kereta api tercermin dari jumlah tiket yang telah terjual. Hingga 25 Maret 2025 pukul 14.00 WIB, KAI mencatat total penjualan sebanyak 2.920.360 tiket atau 64% dari kapasitas yang tersedia.
Dari jumlah tersebut, 2.694.458 tiket merupakan perjalanan kereta api jarak jauh dengan tingkat okupansi mencapai 78%, sementara KA Lokal mencatat penjualan sebanyak 225.902 tiket atau 20% dari kapasitas yang disediakan.
Untuk mengakomodasi tingginya permintaan, KAI akan mengoperasikan sebanyak 9.656 perjalanan kereta api selama periode angkutan Lebaran, meningkat 8% dibanding tahun sebelumnya. Secara total, KAI menyediakan hingga 4.591.510 tempat duduk agar perjalanan mudik masyarakat tetap aman dan nyaman.
Sebagai langkah antisipasi lonjakan penumpang, KAI juga menyiapkan 1.080 perjalanan KA tambahan untuk berbagai rute favorit. Anne mengimbau seluruh pelanggan untuk selalu membawa identitas resmi dan tiket perjalanan yang valid agar proses boarding berjalan lancar.
Face Recognition
Untuk semakin memudahkan pelanggan, KAI menyediakan layanan face recognition di 21 stasiun, termasuk Stasiun Gambir, Pasarsenen, Bekasi, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya Gubeng.
Dengan teknologi ini, pelanggan dapat melakukan boarding tanpa perlu menunjukkan tiket fisik atau identitas secara manual, menjadikan proses keberangkatan lebih cepat dan praktis.
“Kami sangat mengapresiasi kepercayaan masyarakat yang memilih kereta api sebagai moda transportasi mudik Lebaran. KAI akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik agar perjalanan pelanggan semakin nyaman, aman, dan penuh kenangan indah,” tutur Anne. (CHI)

























