JAKARTA, LINTAS – PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui KAI Daop 1 Jakarta melakukan pekerjaan perbaikan geometri jalan rel di perlintasan sebidang JPL 14, Jalan Bukit Duri Puteran, Jakarta Selatan. Masyarakat diimbau untuk sementara menghindari lokasi tersebut dan menggunakan jalur alternatif guna mencegah kepadatan lalu lintas.
Langkah ini merupakan bagian dari program peningkatan keselamatan dan keandalan prasarana perkeretaapian agar kondisi jalur tetap aman serta mendukung kelancaran operasional perjalanan kereta api.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan pekerjaan meliputi penyesuaian elevasi permukaan jalan di sekitar rel, perataan kontur jalan, hingga penyempurnaan konstruksi pada area perlintasan.
“Perbaikan geometri jalan rel ini dilakukan untuk meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api maupun pengguna jalan yang melintas di perlintasan sebidang. Dengan penyesuaian konstruksi dan elevasi jalan, diharapkan lintasan menjadi lebih aman dan nyaman,” kata Franoto dalam keterangannya, Sabtu (16/5/2026).




Pengaspalan Dilakukan 18 Mei 2026
Selama proses pekerjaan berlangsung, kondisi perlintasan masih dalam tahap pemadatan sehingga sebagian area belum diaspal. Selain itu, masih terdapat material pekerjaan di sekitar lokasi yang berpotensi menyebabkan perlambatan arus kendaraan.
Sebagai tahap akhir penyempurnaan, pekerjaan pengaspalan dijadwalkan berlangsung pada Senin, 18 Mei 2026.
KAI Daop 1 Jakarta mengingatkan pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat melintas, mematuhi rambu sementara, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk sementara menghindari area JPL 14 dan menggunakan jalur alternatif agar perjalanan tetap lancar serta pekerjaan dapat berjalan optimal dan tepat waktu,” tambah Franoto.
KAI juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang timbul dan mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat terhadap upaya peningkatan keselamatan perkeretaapian. (CHI)
Baca Juga: BRT Bandung Raya Dikebut, Siap Jadi Transportasi Andalan 2027

























