Home Berita Menhub Dudy: 2026, Pemerintah Fokus Optimalkan Infrastruktur Transportasi yang Sudah Ada

Menhub Dudy: 2026, Pemerintah Fokus Optimalkan Infrastruktur Transportasi yang Sudah Ada

Share

JAKARTA, LINTAS – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa pemerintah saat ini tidak lagi menitikberatkan pembangunan infrastruktur transportasi baru, melainkan memaksimalkan pemanfaatan infrastruktur yang telah tersedia agar lebih optimal dan terintegrasi.

“Untuk sementara ini, kami memang tidak fokus pada pembangunan infrastruktur baru. Fokus kami adalah memaksimalkan apa yang sudah ada,” ujar Dudy dalam acar Media Briefing “Implementasi Kebijakan Penyelenggaraan Angkutan Natall 2025 dan Tahun Baru 2026” di Jakarta, Rabu (31/12/2025).

Menurutnya, masih terdapat sejumlah infrastruktur transportasi yang belum dimanfaatkan secara optimal, salah satunya bandara di berbagai daerah. Kondisi ini, kata Dudy, perlu segera dicarikan solusi agar aset negara tersebut dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

“Bandara-bandara yang belum teroptimalkan itu harus kita pikirkan solusinya, supaya bisa dimanfaatkan dengan baik,” jelasnya.

Konektivitas

Selain optimalisasi infrastruktur, Kementerian Perhubungan juga menaruh perhatian besar pada penguatan konektivitas antar moda transportasi, terutama di wilayah perkotaan seperti Jakarta.

“Konektivitas menjadi hal yang sangat penting. Di Jakarta, misalnya, kita terus memikirkan bagaimana konektivitas antarmoda bisa semakin baik,” ungkap Dudy.

Ia juga menekankan pentingnya ketersediaan sarana transportasi, baik angkutan laut maupun udara, seperti kapal dan pesawat. Dalam hal ini, Kemenhub berperan sebagai regulator yang mendorong para pelaku usaha transportasi untuk meningkatkan layanan kepada publik.

“Kami akan mendorong para pelaku usaha agar dapat memenuhi harapan pemerintah, yaitu menghadirkan layanan transportasi umum yang lebih baik bagi masyarakat,” tegasnya. (CHI)

Baca Juga: Rayakan Tahun Baru 2026 Naik MRT Jakarta Cuma Rp 1, Cek Syaratnya

Oleh:

Share