Home Berita SPPG Wirolegi Jember Dibangun, Siap Layani 3.000 Porsi Makanan Bergizi

SPPG Wirolegi Jember Dibangun, Siap Layani 3.000 Porsi Makanan Bergizi

Share

JAKARTA, LINTAS – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) membangun fasilitas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kelurahan Wirolegi, Kabupaten Jember, Jawa Timur, sebagai upaya mendukung layanan pemenuhan gizi masyarakat sekaligus memperkuat program prioritas pemerintah di bidang pangan.

Fasilitas SPPG Wirolegi dirancang sebagai pusat produksi dan distribusi makanan dengan kapasitas hingga 3.000 porsi dalam setiap siklus distribusi. Kapasitas operasionalnya juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan layanan di lapangan.

SPPG ini akan melayani wilayah distribusi dengan jangkauan maksimal sekitar 30 menit dari lokasi operasional guna menjaga kualitas makanan serta mendukung efisiensi logistik dan distribusi layanan.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengatakan Kementerian PU berperan sebagai pendukung pembangunan infrastruktur, terutama di wilayah yang belum terjangkau kemitraan swasta, termasuk kawasan di Pulau Jawa maupun daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

“Kementerian PU fokus menyiapkan sarana pendukung infrastruktur dan tidak terlibat dalam pengelolaan operasional,” ujar Menteri Dody saat meninjau SPPG Wirolegi baru-baru ini.

Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah terus diperkuat untuk memastikan kelancaran distribusi dan operasional layanan. Salah satunya melalui dukungan akses jalan dari bandara menuju lokasi SPPG Wirolegi yang disiapkan Pemerintah Kabupaten Jember.

“Dukungan akses ini penting agar distribusi berjalan lancar dan program prioritas Presiden dapat terlaksana optimal,” katanya.

Dinilai Strategis

Secara geografis, lokasi SPPG Wirolegi dinilai strategis karena memiliki aksesibilitas yang baik. Fasilitas ini berjarak sekitar 10,1 kilometer atau sekitar 20 menit perjalanan dari Bandara Notohadinegoro. Kedekatan tersebut diharapkan mampu mendukung kelancaran distribusi logistik dan operasional pelayanan.

Pembangunan fasilitas ini juga diproyeksikan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui penyerapan sekitar 50 tenaga kerja operasional. Lahan yang digunakan merupakan aset milik pemerintah daerah dengan skema pinjam pakai selama lima tahun.

SPPG Wirolegi dilengkapi berbagai infrastruktur pendukung, mulai dari bangunan utama, instalasi air minum, instalasi pengolahan air limbah (IPAL), tempat penampungan sementara (TPS), hingga sarana penunjang operasional lainnya.

Ke depan, pengelolaan fasilitas ini akan diserahkan kepada Badan Gizi Nasional guna mendukung operasional layanan pemenuhan gizi masyarakat secara berkelanjutan. (CHI)

Baca Juga: Sekolah Rakyat Lhokseumawe Lampaui Target, Siap Beroperasi Juni 2026

Oleh:

Share