JAKARTA, LINTAS – PT Hutama Karya (Persero) mencatat sebanyak 672.967 kendaraan melintasi ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang telah beroperasi selama periode libur panjang perayaan Imlek 2026 pada 13–17 Februari 2026. Secara kumulatif, angka tersebut meningkat 33,75 persen dibandingkan volume lalu lintas (VLL) normal.
Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, mengatakan perseroan telah memperkuat kesiapan layanan operasional di seluruh ruas JTTS selama masa libur. Penguatan dilakukan melalui penyiagaan petugas, optimalisasi layanan rest area, serta pemantauan kondisi lalu lintas secara berkala bersama para pemangku kepentingan.
“Selama periode libur panjang Imlek, Hutama Karya memperkuat kesiapan layanan operasional di seluruh ruas JTTS, mulai dari penyiagaan petugas, optimalisasi layanan rest area, hingga pemantauan kondisi lalu lintas secara berkala bersama para pemangku kepentingan, agar perjalanan pengguna jalan tetap aman, lancar, dan nyaman,” ujar Mardiansyah dikutip umat 20/2/2026).
Tingginya Mobilitas Masyarakat
Puncak pergerakan kendaraan terjadi pada Sabtu (14/2) dengan total 148.048 kendaraan, atau meningkat 41,21 persen dibandingkan VLL normal. Lonjakan ini sejalan dengan tingginya mobilitas masyarakat selama periode libur panjang, terutama untuk perjalanan wisata dan kunjungan keluarga.
Berdasarkan data trafik, ruas Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat (Seksi 1–4/Kuala Tanjung–Pematang Siantar) menjadi jalur dengan volume kendaraan tertinggi, mencapai 151.493 kendaraan. Tingginya trafik pada ruas tersebut didorong meningkatnya mobilitas di koridor Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Pematang Siantar serta konektivitas menuju kawasan permukiman dan destinasi wisata di Sumatera Utara.
Sementara itu, dari sisi pertumbuhan persentase, Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 2–6 (Seulimeum–Baitussalam) mencatat kenaikan tertinggi, yakni 136,96 persen dibandingkan trafik normal. Peningkatan ini dipicu oleh tingginya pergerakan menuju kawasan perkotaan Banda Aceh dan sekitarnya selama masa libur panjang, serta pengoperasian secara fungsional Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1 (Padang Tiji–Seulimeum) yang menghubungkan ruas tol tersebut secara keseluruhan.
Mardiansyah menegaskan, pelaksanaan layanan selama libur Imlek ini akan menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat kesiapan menghadapi arus mudik dan balik Lebaran mendatang.
Fokus evaluasi mencakup kecukupan personel, kecepatan respons penanganan gangguan, kesiapan fasilitas layanan pengguna jalan, serta efektivitas penyampaian informasi perjalanan.
“Hutama Karya akan terus meningkatkan kualitas layanan agar jalan tol yang dikelola semakin andal, aman, dan nyaman bagi masyarakat,” tutur Mardiansyah. (CHI)
Baca Juga: Kemenhub Komitmen Tuntaskan Rekomendasi BPK, Progres Capai 87,29 Persen





























