JAKARTA, LINTAS — PT MRT Jakarta (Perseroda) memastikan seluruh proses penanganan gangguan operasional yang terjadi pada Kamis 20 November 2025, telah selesai sepenuhnya.
Gangguan disebabkan pohon tumbang di area transisi antara Stasiun ASEAN dan Stasiun Senayan Mastercard yang menimbulkan kerusakan struktur dan mengganggu jaringan kelistrikan. Dampak tersebut sempat menghentikan layanan operasional pada pukul 10.26 WIB.
Kepala Divisi Corporate Secretary PT MRT Jakarta (Perseroda), Rendy Primartantyo, menyampaikan permohonan maaf atas kendala layanan yang dialami pelanggan.
“Atas nama PT MRT Jakarta, kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Seluruh proses evakuasi maupun pemulihan teknis telah kami jalankan sesuai prosedur hingga akhirnya layanan dapat kembali beroperasi,” ujar Rendy dalam keterangan yang dikutip Jumat (21/11/2025).
Pada saat kejadian, lima rangkaian kereta berada di stasiun dan tiga rangkaian berada di jalur. Tim operasional dan teknis segera melakukan penanganan intensif, termasuk evakuasi 524 pelanggan yang dilakukan dengan aman sesuai standar keselamatan. Perbaikan menyeluruh pada struktur dan jaringan kelistrikan juga dilakukan untuk memastikan jalur kembali aman digunakan.
Sebagai langkah mitigasi, MRT Jakarta menerapkan rute perjalanan terbatas (short loop) dari Stasiun Blok M BCA hingga Stasiun Lebak Bulus dengan empat rangkaian kereta yang tetap beroperasi selama proses pemulihan.



Perbaikan Dipercepat
Pada pukul 16.15 WIB, layanan penuh pada rute Stasiun Lebak Bulus – Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta berhasil dipulihkan. Headway normal—5 menit pada jam sibuk dan 10 menit di luar jam sibuk—kembali diberlakukan mulai pukul 17.00 WIB.
“Kami berterima kasih atas kepercayaan masyarakat serta dukungan seluruh pihak yang membantu proses evakuasi dan pemulihan dengan cepat,” lanjut Rendy.
Baca Juga: MRT Jakarta Alami Gangguan Akibat Pohon Tumbang, Layanan Dibatasi
“Kami mengajak masyarakat kembali menggunakan MRT Jakarta karena keselamatan dan kenyamanan penumpang selalu menjadi prioritas utama.”
MRT Jakarta juga menyatakan tengah mempercepat perbaikan struktur yang terdampak dengan tetap mengedepankan standar keselamatan. Hal ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam menyediakan layanan transportasi yang aman, nyaman, modern, dan terintegrasi bagi masyarakat. (CHI)
























