JAKARTA, LINTAS – KAI Commuter memastikan operasional perjalanan Commuter Line tetap berjalan normal hingga Jumat (12/6) pukul 13.00 WIB. Meski terdapat aksi penyampaian aspirasi di sejumlah kawasan pusat Kota Jakarta, kondisi di seluruh stasiun terpantau aman, kondusif, dan tetap melayani mobilitas masyarakat dengan lancar.
Sebagai langkah antisipasi, KAI Commuter melakukan penebalan pengamanan di sejumlah stasiun yang berada di sekitar titik kegiatan penyampaian aspirasi. Langkah ini dilakukan untuk menjaga keamanan, kenyamanan, dan kelancaran perjalanan pengguna Commuter Line.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, mengatakan penambahan personel pengamanan melibatkan petugas internal KAI Commuter bersama unsur TNI dan Polri.
“Penambahan personel pengamanan ditempatkan di stasiun-stasiun yang berada dekat dengan lokasi penyampaian aspirasi, seperti Stasiun Juanda, Stasiun Palmerah, Stasiun Sudirman, dan Stasiun Tanah Abang,” ujar Karina.
Pengamanan Berlapis
Sebanyak 72 personel pengamanan disiagakan di sejumlah stasiun tersebut. Rinciannya, 22 personel ditempatkan di Stasiun Palmerah, 23 personel di Stasiun Sudirman, dan 27 personel di Stasiun Juanda.
Di sisi lain, volume pengguna Commuter Line tetap tinggi. Hingga pukul 13.00 WIB, tercatat sebanyak 406.139 penumpang telah menggunakan layanan Commuter Line.
Untuk data pergerakan penumpang di stasiun sekitar lokasi kegiatan, Stasiun Sudirman mencatat 45.204 pengguna turun, Stasiun Tanah Abang sebanyak 27.310 pengguna, Stasiun Palmerah 23.994 pengguna, dan Stasiun Juanda 21.598 pengguna.
Situasi Terus Dipantau
Karina menegaskan KAI Commuter terus memantau perkembangan situasi di lapangan dan siap melakukan penyesuaian pola operasi apabila diperlukan.
“KAI Commuter terus memantau perkembangan situasi di lapangan dan siap melakukan rekayasa pola operasi secara situasional mengikuti kondisi yang ada, dengan tetap mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna,” katanya.
KAI Commuter juga mengimbau seluruh pengguna untuk selalu mengikuti arahan petugas di stasiun. Pengguna yang berada di area peron diminta mendahulukan penumpang yang akan turun dari kereta, tidak melewati garis aman, serta tidak menghalangi arus keluar masuk penumpang demi menjaga keselamatan dan kelancaran perjalanan. (CHI)

























