JAKARTA, LINTAS – PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) melakukan penyesuaian layanan dengan menutup sementara Halte Kebon Sirih arah Kota mulai Jumat, 17 Juli 2026 pukul 22.00 WIB hingga Senin, 20 Juli 2026 pukul 05.00 WIB.
Penutupan sementara dilakukan untuk mendukung pekerjaan perbaikan jalan yang terdampak pembangunan MRT Jakarta. Meski demikian, operasional layanan Transjakarta secara keseluruhan tetap berjalan normal sehingga pelanggan masih dapat melakukan perjalanan dengan memanfaatkan halte alternatif yang telah disiapkan.
Kepala Departemen Humas dan CSR PT Transportasi Jakarta, Ayu Wardhani, mengatakan penyesuaian layanan tersebut merupakan bentuk dukungan Transjakarta terhadap pembangunan sistem transportasi publik yang semakin terintegrasi di Jakarta. Selain itu, langkah ini juga dilakukan demi menjaga keselamatan dan kenyamanan pelanggan selama proses pekerjaan berlangsung.
“Transjakarta mendukung penuh pembangunan transportasi publik yang terintegrasi di Jakarta. Selama penutupan sementara Halte Kebon Sirih arah Kota, kami mengimbau pelanggan untuk menggunakan halte alternatif yang telah disiapkan sehingga perjalanan tetap aman, nyaman, dan lancar,” kata Ayu.
Halte Alternatif
Selama masa penutupan, pelanggan yang hendak menuju arah Kota dapat menggunakan Halte Bank Indonesia atau Halte Monumen Nasional sebagai titik naik maupun transit untuk melanjutkan perjalanan.
Transjakarta juga mengimbau pelanggan untuk mengatur waktu perjalanan dengan lebih baik serta memantau informasi terbaru melalui seluruh kanal resmi perusahaan, termasuk media sosial dan aplikasi TJ, agar memperoleh informasi terkini mengenai penyesuaian layanan.
Perusahaan turut menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan pelanggan selama proses pekerjaan berlangsung. Transjakarta berharap masyarakat dapat memberikan dukungan terhadap pembangunan infrastruktur transportasi publik yang tengah berjalan.
“Penyesuaian layanan ini diharapkan dapat memperlancar proses pembangunan MRT Jakarta sekaligus mendukung terwujudnya sistem transportasi yang semakin terintegrasi, aman, dan nyaman bagi masyarakat,” pungkas Ayu. (CHI)
Baca Juga: Presiden Prabowo: LNG Abadi Masela Perkuat Kemandirian Energi Nasional















