Home Berita Lalin Tol Nusantara Naik 10,7 Persen Saat Libur Kenaikan Yesus Kristus

Lalin Tol Nusantara Naik 10,7 Persen Saat Libur Kenaikan Yesus Kristus

Share

JAKARTA, LINTAS – Jelang libur panjang dalam rangka Kenaikan Yesus Kristus yang dimulai pada Rabu (28/5/2025), Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division (JNT/Regional Nusantara) mencatat peningkatan volume lalin sejumlah 179.898 kendaraan yang melintas di ruas tol Regional Nusantara atau meningkat 10,7% dibanding total volume lalin normal yaitu 162.500 kendaraan.

Senior General Manager JNT, Tyas Pramoda Wardhani, menjelaskan bahwa total sebanyak 179.898 kendaraan tercatat melintas di jaringan tol Regional Nusantara, naik dibanding volume lalu lintas normal yang berkisar di angka 162.500 kendaraan.

“Peningkatan volume lalu lintas ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat menjelang libur nasional. Sejumlah ruas tol utama mengalami peningkatan signifikan,” ujar Tyas dalam keterangan tertulis.

Baca Juga: KAI Daop 1 Jakarta Tambah 5 Perjalanan KA Jarak Jauh Selama Libur Panjang

Berikut data peningkatan volume lalu lintas di lima ruas tol yang dikelola JNT:

Tol Belawan–Medan–Tanjung Morawa (Belmera)

  • Total kendaraan: 86.146 (naik 2,5%)
  • Melalui GT Amplas ke Kota Medan: 19.995 kendaraan (naik 8,79%)
  • Dari Kota Medan via GT Amplas: 21.204 kendaraan (naik 8,48%)

Tol Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi (MKTT)

  • Total kendaraan: 15.101 (naik 2,3%)
  • Masuk GT Kualanamu ke arah bandara: 5.140 kendaraan (naik 6,82%)
  • Dari bandara ke Medan: 4.626 kendaraan (naik 5,91%)

Tol Balikpapan–Samarinda (Balsam)

  • Total kendaraan: 13.546 (naik 38,8%)

Tol Manado–Bitung (Mabit)

  • Total kendaraan: 6.800 (naik 29,9%)

Tol Bali Mandara (Nusa Dua–Ngurah Rai–Benoa)

  • Total kendaraan: 58.305 (naik 19,7%)

Imbauan bagi Pengguna Jalan Tol

Mengantisipasi peningkatan volume kendaraan selama masa liburan, JNT mengimbau para pengguna jalan tol untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima, serta mengisi bahan bakar secara penuh sebelum memulai perjalanan,” kata Tyas. (CHI)

Oleh:

Share