JAKARTA, LINTAS – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memastikan kementeriannya bakal menggenjot pembangunan infrastruktur jalan pada tahun depan.
Dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR RI, ia mengatakan Direktorat Jenderal Bina Marga menargetkan pembangunan jalan baru sepanjang 191 km. Selain itu, Bina Marga juga menyiapkan peningkatan kapasitas dan preservasi jalan nasional sepanjang 1.392 km.
“Dari Direktorat Jenderal Bina Marga menargetkan pembangunan jalan baru sepanjang 191 km dan peningkatan kapasitas serta preservasi jalan nasional sepanjang 1.392 km,” ujar Dody Hanggodo dalam Rapat Kerja bersama Komisi V DPR RI di Jakarta, Senin (17/11/2025).
Tak berhenti di situ, pemerintah juga mengebut pembangunan dan duplikasi jembatan sepanjang 1.734 meter. Dody menyebut Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah mulai digarap, dengan alokasi awal mencakup 36,6 km jalan dan 295 meter jembatan. Ia menekankan seluruh target ini krusial untuk memperkuat konektivitas antardaerah dan sentra produksi, sekaligus menekan biaya logistik di wilayah terluar.
Jalan Nasional
Untuk mendukung percepatan tersebut, anggaran Direktorat Jenderal Bina Marga pada 2026 mencapai Rp 45,62 triliun dari total pagu Kementerian PU sebesar Rp 118,5 triliun.
Dody kembali menegaskan bahwa peningkatan kualitas jalan nasional menjadi komitmen pemerintah untuk mempercepat waktu tempuh, mengurangi biaya distribusi, hingga membantu stabilisasi harga barang.
Jalan nasional memegang peran strategis karena menghubungkan pusat ekonomi, kawasan pertanian, hingga permukiman masyarakat. Program preservasi pada 2025 juga mencakup peningkatan keselamatan melalui perbaikan drainase, penguatan jembatan rusak, dan layanan jalan yang lebih baik.
Kementerian PU turut menghadirkan program padat karya di kawasan jalan nasional agar masyarakat ikut terlibat dalam pembangunan sekaligus memperoleh manfaat ekonomi langsung. Pemerintah memastikan infrastruktur pendukung seperti jembatan dan drainase tetap dalam kondisi prima, sehingga aktivitas masyarakat dan distribusi barang bisa berjalan tanpa hambatan. (GIT)
Baca Juga:Tol Betung–Tempino–Jambi Tembus 30 Persen, HK Kebut Konstruksi Demi Pangkas Waktu





