Home Berita Tol Betung–Tempino–Jambi Tembus 30 Persen, HK Kebut Konstruksi Demi Pangkas Waktu

Tol Betung–Tempino–Jambi Tembus 30 Persen, HK Kebut Konstruksi Demi Pangkas Waktu

Share

JAKARTA, LINTAS – PT Hutama Karya (Persero) terus ngebut menyelesaikan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Betung–Tempino–Jambi Seksi 1. Proyek sepanjang 62,4 km itu kini mencatat progres konstruksi 30,83%.

Ruas ini menghubungkan Kecamatan Betung di Banyuasin menuju Sungai Lilin di Musi Banyuasin, lalu tersambung hingga Kota Jambi serta terintegrasi ke jalur menuju Pelabuhan Bakauheni, Lampung.

EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, menjelaskan bahwa total panjang ruas Betung–Tempino–Jambi mencapai 170,73 km dan terbagi menjadi tiga seksi. Seksi 1 membentang 62,38 km, Seksi 2 sepanjang 54,32 km, dan Seksi 3 sejauh 52,59 km.

“Ketiga seksi ini dirancang menjadi rute pilihan bagi kendaraan pribadi maupun angkutan barang untuk meningkatkan mobilitas antardaerah,” ujar Mardiansyah, dalam keterangannya, Senin (17/11/2025).

Selain progres konstruksi, pembebasan lahan juga bergerak signifikan dengan capaian 43,35%. Di Seksi 1, Interchange Betung sudah tersedia dan pekerjaan pengerasan akses Betung rampung seluruhnya.

Seluruh ruas juga akan dilengkapi lima interchange, mulai dari IC Betung hingga IC Ness, serta empat pasang Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) yang kini dalam tahap penyelesaian.

“Kami menargetkan pekerjaan utama selesai pada Triwulan I 2027,” tuturnya.

Dipangkas Dua Jam

Kehadiran jalan tol ini diyakini jadi game changer mobilitas di Sumatera Selatan. Waktu tempuh Jambi–Betung yang awalnya hampir enam jam dipangkas drastis menjadi hanya dua jam. Manfaatnya langsung terasa, terutama bagi aktivitas masyarakat dan distribusi logistik.

Mardiansyah menegaskan bahwa pembangunan ruas ini sejalan dengan agenda Asta Cita Presiden, khususnya pemerataan infrastruktur yang terintegrasi dan berkeadilan. Infrastruktur konektif seperti ini menjadi fondasi penting untuk menurunkan biaya logistik, mempercepat pergerakan barang dan orang, hingga memperkuat daya saing wilayah.

Ia optimistis percepatan pengerjaan jalan tol dapat membuka pusat pertumbuhan ekonomi baru sekaligus menarik minat investasi di Sumatera Selatan dan Jambi. (GIT)

Baca Juga: BPJT Targetkan Permen PU Baru soal SPM Jalan Tol Terbit Awal 2026

Share