JAKARTA, LINTAS — Kecelakaan beruntun terjadi di KM 111 Ruas Tol Cipularang arah Jakarta pada Selasa (2/12/2025) sekitar pukul 13.35 WIB. Insiden yang melibatkan sembilan kendaraan ini diduga dipicu oleh kurangnya antisipasi pengemudi terhadap kondisi lalu lintas di lokasi kejadian.
Petugas dari Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) selaku pengelola ruas tol bergerak cepat menuju lokasi. Mereka datang bersama Patroli Jalan Raya, armada derek, ambulans, armada rescue, serta layanan Mobile Customer Service (MCS).
Penanganan langsung difokuskan pada evakuasi korban dan kendaraan, sehingga lajur tol sempat ditutup sementara untuk memperlancar proses evakuasi serta pembersihan material di jalur.
“Petugas langsung melakukan penanganan di lokasi untuk memastikan evakuasi korban dan kendaraan dapat berjalan cepat dan aman. Pada pukul 15.00 WIB, dua lajur sudah dapat dilintasi, dan seluruh lajur kembali normal pada pukul 15.40 WIB,” ujar Agni Mayvinna, Senior Manager Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division.
Seluruh kendaraan yang terlibat telah dievakuasi ke pool BB KM 120. Kecelakaan ini mengakibatkan enam korban, terdiri dari satu orang meninggal dunia, dua orang luka berat, dan tiga orang luka ringan.
Para korban telah dibawa ke Rumah Sakit Cahya Kawaluyan, Kota Baru Parahyangan, Padalarang, untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Agni menambahkan bahwa Jasa Marga terus mengimbau pengguna jalan untuk selalu mengantisipasi kondisi perjalanan, menjaga jarak aman, serta tetap tertib selama proses penanganan berlangsung.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi selama proses evakuasi dan memastikan penanganan kami berjalan secepat dan seaman mungkin,” ujarnya. (CHI)
Baca Juga: ASDP Operasikan Dua Layanan Kapal Express di Merak–Bakauheni Jelang Nataru 2025/2026





